:
:
News
Mantan Kapten Kriket Pakistan: Saya Tidak Dipaksa Masuk Islam

gomuslim.co.id - Mengenang masa keemasannya di 2006, mantan pemain kriket asal Pakistan, Mohammad Yousuf membagikan cerita dibalik kesuksesannya. Saat itu, dia mengaku tidak melakukan hal yang berbeda. Bagi Yousuf, itu adalah hadiah dari Yang Maha Kuasa, karena masuk Islam pada tahun 2005.

Mohammad Yousuf adalah salah satu pemain yang dikenal karena konsistensi dan gaya battingnya yang elegan. Dia membawa pukulannya ke level berikutnya di tahun 2006, di mana dia mengumpulkan 1788 run dalam 11 Tes, termasuk sembilan ratus.

Dalam prosesnya, Yousuf juga memecahkan rekor 30 tahun legendaris pemukul klub Windies Vivian Richards, test run terbanyak yang dicetak oleh seorang batsman dalam satu tahun kalender.

Yousuf mengklarifikasi bahwa meskipun dia tidak dipaksa untuk masuk Islam, dia sangat dekat dengan mantan pemain pembuka Pakistan Saeed Anwar. Kehidupan Saeed Anwar telah mempengaruhi Yousuf setelah dia beralih ke Islam.

“Saya tidak dipaksa untuk masuk Islam seperti yang dituduhkan dan dicoba dikatakan oleh beberapa orang. Kenyataannya adalah saya sangat dekat dengan Saeed Anwar. Kami adalah teman baik di dalam dan di luar lapangan dan telah bermain banyak kriket bersama di masa remaja kami,” ujar Yousuf seperti dilansir dari publikasi Times Now News, Kamis (8/4/2021).

 

Baca juga:

Alami Mimpi Tak Biasa, Wanita Ini Pelajari Islam dan Jadi Mualaf

 

Dia mengaku, menghabiskan begitu banyak waktu dengan Saeed sehingga orang tuanya menganggap Yousuf sebagai putra mereka sendiri.

Ketika dirinya berada di rumah Saeed Anwar, Yousuf melihat kehidupan yang damai dan disiplin yang dipimpin oleh orang tuanya dan itu benar-benar membuatnya penasaran.

“Saya telah mengamati kehidupan Saeed Anwar sebelum dia menjadi religius dan bagaimana hal itu berubah ketika Saeed mengalami tragedi pribadi kematian putrinya. Saeed kemudian berfokus ke agama dan ini adalah inspirasi dan titik balik bagi saya yang menyebabkan saya masuk Islam,” kata Yousuf.

Menjelang akhir tahun 2005, ia telah masuk Islam dan membaca doa-doa Islam untuk pertama kalinya. “Saya kemudian menumbuhkan janggut dan saya merasa damai dengan diri saya sendiri, sangat tenang dan siap secara mental untuk tantangan apa pun yang menghadang,” ujar Yousuf.

Ia merasa sangat tenang dan siap secara mental untuk menghadapi tantangan apa pun yang menghampirinya. Tak hanya itu, ia juga selalu merasa kebaikan yang menghampirinya, semata adalah kuasa Yang Maha Kuasa.

Dia selalu merasa bahwa penampilan gemilangnya di tahun 2006 adalah hadiah dari Yang Maha Kuasa setelah saya masuk Islam. Dia bahkan tidak pernah bermimpi akan memecahkan rekor Sir Vivian Richards tahun itu.

“Tetapi karena saya berdamai dengan diri saya dan lingkungan saya, secara mental saya berada di puncak permainan saya dan saya merasa tidak ada yang dapat menghentikan saya atau masuk ke dalam permainan saya,” tambahnya.

Yousuf mewakili Pakistan dalam 3 T20I, 90 Tes dan 288 ODI dimana dia mencetak skor masing-masing 50, 7530 dan 9720. Dia memainkan pertandingan internasional terakhirnya untuk Pakistan pada 7 September 2010 yang merupakan pertandingan internasional T20 melawan Inggris. (jms/timesnownews)

 

Baca juga:

Pernah Dua Kali Pindah Agama, Begini Perjalanan Marcell Siahaan Jadi Mualaf

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store