:
:
News
Hijaber Australia Ini Berdayakan Remaja Muslimah Lewat Mode

gomuslim.co.id – Seorang influencer media sosial Muslim asal Australia, Yasmin Jay, mendorong gadis-gadis muda muslimah untuk memuliakan iman mereka melalui mode. Perancang busana dan model yang berbasis di Sydney ini mengadopsi gagasan inspirasi positif untuk tetap setia pada iman.

Remaja yang punya 150.000 pengikut di profil Instagram-nya ini menggunakan saluran media sosial untuk memberdayakan muslimah muda. Jay menginspirasi kalangan muda muslimah untuk mengadopsi gaya busana sederhana.

"Halaman saya adalah halaman mode sederhana dan pada dasarnya saya memposting gambar saya menata pakaian saya yang berbeda," kata Jay seperti dilansir dari publikasi Daily Mail, Selasa (15/9/2020).

Jay juga menulis blog tentang kehidupan sehari-harinya ketika bepergian atau pergi ke acara. Baginya, itu adalah platform untuk mengekspresikan diri.

“Keyakinan pasti sesuatu yang berhubungan dengan fashion sederhana. Saya pakai hijab dan berpakaian sopan,” ujarnya.

Menurutnya, kesopanan bukan hanya tentang cara berpakaian. Tetapi juga tentang cara berbicara dan membawa diri dan cara berbicara dengan orang lain. “Ini lebih dari sekedar penampilanmu,” kata Jay.

 

Baca juga:

Selama Pandemi, Muslimah Melbourne Bagikan Makanan Gratis

 

Hijab Empower Me

Jay mengatakan mengenakan hijab membuatnya merasa diberdayakan. Dia berharap salurannya akan membantu mengubah persepsi negatif tentang perempuan Muslim yang tertindas di media.

“Saya ingin [halaman saya] lebih berarti daripada saya pada dasarnya memposting foto. Saya ingin membangun komunitas di mana saya dapat membuat para gadis merasa percaya diri dan berdaya, terutama mengenakan kerudung,” katanya.

“Apalagi di media, gadis berhijab mendapat banyak kritik. Saya ingin menjadi suara di mana saya dapat mewakili komunitas kami. Hanya karena Anda mengenakan syal dan media mengatakan satu, dua, tiga, itu tidak menghentikan Anda untuk mencapai apa yang ingin Anda capai,” sambung Jay.

Mengenakan hijab tidak menghentikannya berbuat. Tetapi itu memberdayakan dan membuatnya ingin lebih mendorong orang lain.

Fashion Berhijab

Menurut Islamic Fashion Design Council (IFDC), Muslim menghabiskan sekitar $ 322 miliar untuk fashion pada tahun 2018. Industri fashion hijab bisa mencapai $ 488 miliar tahun ini, WHYY melaporkan.

Lini dan pengecer mode internasional non-Muslim telah mencoba memasuki ceruk pasar untuk pakaian sederhana. Contohnya, label high-end Dolce & Gabbana baru-baru ini merilis koleksi jilbab dan abaya terkoordinasi untuk wanita Muslim.

Islam menekankan konsep kesusilaan dan  kesopanan. Banyak hadits Nabi yang otentik mengutip bahwa "kesopanan adalah bagian dari iman".

Dan kode berpakaian Islami adalah bagian dari keseluruhan ajaran itu. Mayoritas ulama setuju bahwa kesopanan adalah wajib bagi pria dan wanita Muslim. (jms/dailymail/aboutislam)

 

Baca juga:

Berbagi Hamper Gratis, Cara Komunitas Muslim Melbourne Rayakan Idul Adha

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store