:
:
News
Muslimah di Gorontalo Utara Sisihkan Gaji untuk Bantu Lansia

gomuslim.co.id - Monalisa Lahati, wanita Gorontalo Utara yang menjadi inisiator “Program Orang Tua Asuh”, sebuah gerakan sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada lanjut usia (lansia).

Wanita yang akrab disapa Mona ini menceritakan ikhwal gerakan sedekah yang sudah dimulai sejak 2019 silam. Berbekal donasi yang disisihkkan dari gaji setiap bulannya, kini gerakan ini sudah beranggotakan 25 orang donatur tetap.

 

Baca juga:

Santri Daarul Qur’an Ini Jadi Imam Masjid di Korea Selatan

 

Keprihatinannya berawal saat dirinya sering mendapati lansia yang sudah tinggal sendiri tanpa keluarga. Ironisnya lagi, tak sedikit dari mereka yang tidak lagi kebagian bantuan social (Bansos) dari pemerintah.

Kendati sudah renta, mereka terpaksa harus bekerja demi mencari sesuap nasi untuk sekedar menyambung hidup di esok hari.

“Harusnya masa tua itu mereka (Lansia) habiskan dalam keadaan bahagia dan menikmati hari dengan cucu-cucunya, tanpa memikirkan besok harus makan apa lagi. Mereka malah terlantar dan sedikit yang peduli,” ungkap wanita yang berprofesi sebagai pendamping PKH di Gorontalo Utara itu

Awalnya, Mona menjalaninya sendiri dengan cara menyisihkan gajinya sebagai pendamping PKH ditiap bulannya, kemudian digunakan untuk membantu orang 10 lansia di sekitar tempat tinggalnya, di Desa Monano.

Karena gaji yang disisihkan masih terlalu kecil, terpaksa bantuan pun diberikan secara bergilir. Mona pun mengajak sang ibunda, untuk ikut dalam gerakan sedekah itu. Jumlah donatur pun terus bertambah.

“Alhamdulillah sudah ada 25 orang yang ikut dan mau jadi donatur tetap dan sudah 3 bulan berjalan ini,” ujar Mona

Kenapa hanya lansia? Mona beralasan, dirinya memilih lansia karena mereka itu dari sisi fisik sudah renta, dan tidak bisa lagi berbuat banyak. Sedangkan keluarga miskin, bisa bekerja dan masih punya peluang untuk melakukan hal yang produktif.

Gerakan Mona dan para donatur itu, tak hanya membantu para lansia, namun juga menghidupkan warung-warung kecil disekitarnya. Karena, seluruh bahan pokok untuk bantuan lansia, dibeli dari warung yang ada di desa itu.

Mona bercita cita, bisa membantu seluruh lansia di Gorontalo Utara. Namun, dengan jumlah donatur yang masih sedikit, bantuan pun digilir per kecamatan.

“Lansia adalah kita di masa depan, dan apa yang ingin orang lain lakukan terhadap kita, maka kita harus melakukannya pada orang lain juga, Jadi kalau kita rajin membantu, Insya Allah kita juga akan dibantu orang lain,” imbuh Mona.

Mona juga berharap, agar program tersebut terus berlanjut dan donatur juga semakin bertambah, agar lansia yang akan dibantu juga makin banyak. Mona menambahkan baru ada sekitar 100 orang yang telah dijangkau dengan program tersebut yang tersebar di 12 Desa yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara. (Mr/hulondalo)

 

Baca juga:

2 Wanita Ini Masuk Islam Setelah Dengarkan Kajian Islam di YouTube

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store