:
:
News
Kampus Malaysia Ini Luncurkan Koleksi Khusus Perpustakaan Peradaban Islam

gomuslim.co.id – Institut Pemahaman Islam Malaysia (IKIM) meluncurkan Koleksi Khusus tentang Peradaban Islam yang pertama kali diperoleh pada tahun 2008 melalui hibah khusus dari pemerintah.

Dilansir dari publikasi Bernama, Sabtu (5/9/2020), dalam acara peluncuran resmi pada Jumat (4/9/2020) kemarin, terdapat koleksi multibahasa yang terdiri dari 8001 volume buku dan jurnal penting berisikan berbagai topik tentang peradaban Islam.

Acara peluncuran diresmikan langsung oleh Ketua IKIM, Tun Ahmad Sarji Abdul Hamid. "Di antara mereka adalah karya langka milik abad ke-17, 18, 19, dan awal abad ke-20. Properti berharga ini ditempatkan di ruang khusus di perpustakaan institut dan sekarang secara resmi dapat diakses oleh para peneliti dan cendekiawan,” ujarnya.

"IKIM juga sedang memulai proyek untuk mendigitalkan seluruh koleksi bekerja sama dengan Arsip Nasional Malaysia," lanjutnya.

 

Baca juga:

Raja Perlis Malaysia Minta Pengurus Masjid Perketat Protokol

 

Menurutnya, kehadiran koleksi tak ternilai ini menjadikan perpustakaan IKIM menjadi salah satu dari sedikit perpustakaan di Malaysia dan mungkin Asia Tenggara dengan koleksi seperti itu.

Luasnya koleksi dicontohkan dengan hadirnya banyak karya monumental dari arsitektur hingga seni dekoratif, karya yang kurang dikenal pada lengan dan baju besi, tekstil, keramik, karya logam, karya kaca dan fitur dekoratif yang memberikan karakter khas seni Muslim.

Koleksinya juga mencakup berbagai domain geografis dari jantung Muslim di Semenanjung Arab hingga Turki, Persia, Muslim Afrika Utara, Afrika Sub-Sahara, Spanyol, Sub-Benua India, Asia Tengah, dan Kepulauan Melayu.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa IKIM sedang berdiskusi dengan Arsip Nasional tentang cara dan cara merawat buku dengan baik, termasuk pemulihan salinan yang rusak dan digitalisasi koleksi untuk menjamin kelestarian aset negara yang tak ternilai harganya. kemakmuran.

Ia mengatakan, diskusi ini akan membuka jalan bagi penandatanganan Nota Kesepakatan antara kedua belah pihak. “Kami berharap Koleksi Istimewa ini menarik minat para sarjana dan peneliti. Koleksi Koleksi Istimewa telah dikatalogkan secara lengkap dan kini dapat diakses untuk pencarian online melalui Website Perpustakaan IKIM,” harapnya.

“Penggunaan Koleksi Istimewa akan diatur dengan aturan dan regulasi seperti di lembaga lain yang lebih mapan dengan koleksi serupa, yaitu Perpustakaan Bodleian di Universitas Oxford, Perpustakaan Universitas Cambridge dan Perpustakaan Nasional kita sendiri,” pungkasnya. (mga/Bernama)

 

Baca juga:

Malaysia Kembali Hadirkan Program Mengaji Nasional

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store