:
:
News
Sambangi DPR RI, MUI Soroti Aturan Sertifikasi Halal di RUU Ciptaker

gomuslim.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Kunjungan tersebut untuk memberikan masukan seputar Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) terkait sertifikasi dan standar halal.

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengatakan bahwa pemberian sertifikasi dan standar halal harus menjadi kewenangan pihak MUI. "Kemudian juga mengenai sertifikasi halal dan standar halal itu tetap di MUI," kata Azis kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Selain itu, lanjutnya, MUI juga memberikan sejumlah masukan lain terkait RUU Omnibus Law Ciptaker, seperti soal riset dan inovasi, tenaga kerja, hingga kewenangan-kewenangan daerah yang harus tetap dipertahankan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum MUI, Muhyiddin Junaidi mengatakan diskusi dengan pimpinan DPR dan Baleg berjalan dengan sangat berarti dan mencerahkan. Dalam diskusi itu, katanya, MUI menyampaikan sikap terhadap RUU Omnibus Law Ciptaker serta sejumlah rancangan regulasi lainnya.

 

Baca juga:

Vaksin Sinovac China Belum Bersertifikat Halal MUI

 

Muhyiddin berharap, masukan dari pihaknya bisa menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan RUU Omnibus Law Ciptaker. Dia menegaskan bahwa MUI memiliki tujuan untuk maju bersama-sama mengawal bangsa dan negara ini.

"Sehingga terbebas bangsa ini dari berbagai macam penyakit masyarakat," ujar dia.

Muhyiddin juga berharap MUI bisa terus memantau perkembangan pembahasan RUU tersebut di DPR. Dia menyatakan bahwa MUI tidak akan segan memberikan masukan atau peringatan apabila menemukan hal-hal yang mungkin merugikan rakyat dan menganggu kedaulatan negara.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim pemerintah telah mengantongi kesepakatan dengan pengusaha dan asosiasi pekerja terkait RUU Omnibus Law Ciptaker. Ia mengklaim pembahasan ruu sudah mencapai lebih dari 75 persen.

"Ini pembahasannya sudah melebihi daripada 75 persen, tentu diharapkan dalam pembahasan akan terus dilanjutkan," pungkasnya. (hmz/cnn)

 

Baca juga:

Perkuat Pendampingan, MUI Temanggung Resmikan Rumah Mualaf

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store