:
:
News
Kampanye Transparansi Halal, Sreeya dan McDonald’s Indonesia Jalin Kemitraan

gomuslim.co.id - Perusahaan perunggasan PT Belfoods bekerja sama dengan McDonald's memperkenalkan alat penelusuran makanan di restoran raksasa makanan cepat saji di Indonesia.

Belfoods adalah anak perusahaan dari PT Sierad Produce Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta yang saat ini berganti nama menjadi Sreeya. Perusahaan menggunakan teknologi blockchain yang dikembangkan dalam kemitraan dengan agritech start-up HARA Token.

Managing Director Belfoods, Dicky Saelan mengatakan bahwa proyek tersebut akan dimulai dengan 47 gerai McDonald's di sekitar Jabodetabek yang membeli broiler Sreeya. Selanjutnya akan diperluas seiring dengan meningkatnya permintaan.

"Kami telah melakukan diskusi intensif dengan McDonald's, mulai dari kebutuhan penelusuran internal mereka hingga memperluas ini ke pelanggan akhir," kata Dicky seperti dilansir dari publikasi Salaam Gateway, Senin (10/8/2020).

Ia menyebut, tanggal peluncuran masih dalam pembahasan, tetapi akan dilakukan dalam dua bulan ke depan.

“Kami akan menempelkan logo blockchain halal dan kode QR kami di gerai mereka, serta di piring kertas yang mereka gunakan untuk menyajikan ayam goreng kepada pelanggan mereka,” jelas dia.

Stiker logo blockchain akan mempublikasikan sifat proyek industri makanan. Nantinya, pelanggan yang memindai kode QR dapat memeriksa kepatuhan dan sertifikasi yang memverifikasi kehalalan produk selama proses produksi.

 

Baca juga:

BPJPH Ajak LPPOM MUI Integrasikan Data untuk Percepat Layanan Sertifikasi Halal

 

Sreeya saat ini berfokus pada kolaborasi eksklusif dengan McDonald's untuk kampanye edukasi blockchain halal. Setelah kolaborasi berakhir sekitar satu tahun, Sreeya akan menawarkan kemitraan serupa dengan restoran lain serta gerai ritel seperti supermarket, hipermarket, pusat perbelanjaan, dan mal.

Sreeya adalah perusahaan unggas terintegrasi yang mengoperasikan seluruh rantai nilai mulai dari pabrik pakan hingga pembibitan, pembenihan, peternakan komersial, rumah potong hewan, dan pemrosesan.

Perusahaan ini memperoleh pendapatan 472 miliar rupiah ($ 33 juta) pada 2019, tumbuh 17,7% dari 401 miliar rupiah pada 2018. Belfoods adalah merek makanan olahannya yang menjalankan empat lini bisnis: nugget, bakso, sosis, dan bakpao.

Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Afdhal Aliasar, mengatakan kolaborasi antara Sreeya dan McDonald's diharapkan dapat memicu lebih banyak pelaku industri halal untuk memulai kampanye serupa guna meningkatkan transparansi proses halal.

“Kami berharap lebih banyak lagi perusahaan halal yang berinisiatif melakukan kerjasama tersebut,” kata Afdhal.

Ia menyebut, sebagai calon pelaku industri halal terbesar berikutnya di dunia, Indonesia membutuhkan teknologi ini untuk diadopsi secara masif. “Blockchain menawarkan ketertelusuran yang dapat mempercepat seluruh proses sertifikasi halal yang biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun,” tambah dia.

Ketertelusuran bahan dan verifikasi halal telah menjadi titik krusial bagi industri untuk waktu yang lama, dan ini dapat diatasi dengan blockchain.

“Untuk mewujudkan visi kami menjadi hub halal global pada tahun 2024, Indonesia perlu melakukan lompatan dan tidak bisa hanya menjalankan bisnis seperti biasa. Teknologi blockchain adalah salah satu elemen kunci untuk mewujudkan visi kami,” kata Afdhal. (salaamgateway)

 

Baca juga:

BPJPH Sosialisasikan Sertifikasi Halal bagi UMK Kuliner

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store