:
:
News
Jemaah Haji Mulai Tinggalkan Makkah, Lanjut Karantina 14 Hari di Rumah

gomuslim.co.id - Jemaah haji mulai meninggalkan tanah suci Makkah, pada akhir musim haji tahun ini, Senin (3/8/2020). Para jemaah melakukan thawaf terakhir mengelili Kakbah pada hari Ahad (2/8/2020) sebagai bagian dari rangkaian haji terbatas tahun ini.

Kelompok yang dipilih secara khusus sekitar 1.000 jemaah yang mengambil bagian dalam ritual itu mengungkapkan harapan suatu hari untuk kembali ke kota suci.

Untuk memungkinkan pelaksanaan haji, Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci telah menerapkan tindakan pencegahan dan pengujian yang ketat untuk mencegah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19).

“Sebagai bagian dari kampanye ‘Kami Bangga Melayani Jemaah dan Pengunjung’, presiden juga membagikan paket hadiah kepada setiap jemaah yang terdiri dari pembersih, masker, tisu, sajadah, dan payung,” demikian seperti dilansir dari publikasi Saudi Press Agency (SPA), Selasa (4/8/2020).

Jemaah yang ikut haji tahun ini diwajibkan tetap mengenakan label elektronik (gelang). Ini guna memudahkan pihak berwenang dalam mengontrol karantina 14 hari mereka begitu kembali ke rumah.

Gelang ini dirancang untuk memantau kepatuhan jemaah terhadap karantina, serta memantau dan mencatat status kesehatan mereka melalui aplikasi "Tatamman".

Jemaah diharuskan karantina diri sebelum memulai haji dan mengenakan gelang untuk memastikan mereka mematuhi aturan isolasi diri. Upaya ini sebagai bagian dari langkah-langkah ketat untuk menahan penyebaran virus corona.

 

Baca juga:

Ibadah Haji Aman dari COVID-19, WHO Apresiasi Kerajaan Saudi

 

Kasus COVID-19 di Saudi sendiri terus mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Infeksi yang tercatat tetap di bawah 2.000 kasus untuk hari ke-10 secara berturut-turut. Kerajaan melaporkan 1.258 kasus baru COVID-19 pada hari Senin, meningkat menjadi 280.093 sejauh ini.

Saat ini ada 35.091 kasus aktif dan enam pasien dirawat di unit perawatan kritis, meningkatkan jumlahnya menjadi 2.017. Ada 32 kematian baru, meningkatkan jumlah kematian menjadi 2.949.

Ada 1.972 pemulihan baru yang tercatat, meningkatkan jumlah total pemulihan menjadi 242.053.

Lebih dari 41.361 tes PCR telah dilakukan dalam 24 jam terakhir. Jumlah tes PCR yang dilakukan hingga saat ini melebihi 3,47 juta.

Kementerian Kesehatan Saudi juga rutin melakukan kunjungan harian ke lembaga kesehatan untuk menilai tingkat komitmen terhadap tindakan pencegahan coronavirus. Misalnya dengan memastikan para staf mematuhi jarak sosial, memakai masker, mengadopsi praktik kesehatan dan mekanisme manajemen krisis yang direkomendasikan.

Tim telah dikirim untuk mengawasi kepatuhan pusat karantina fasilitas kesehatan di seluruh Arab Saudi dan meningkatkan kunjungan mereka ke rumah sakit pemerintah dan swasta. Ini guna memastikan kepatuhan mereka dengan protokol kesehatan, transfer sampel dan pengujian staf serta memastikan bahwa semua operasi rutin dihentikan. (jms/spa/arabnews)

 

Baca juga:

Saudi Tahan Ribuan Jemaah Haji Ilegal

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store