:
:
News
Muslim India Pakai Metode Online untuk Pemotongan Hewan Kurban

gomuslim.co.id – Muslim India, khususnya di Kota Hyderabad, akan menggunakan metode online untuk pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Pasalnya, wilayah tersebut masih dalam situasi pandemi COVID-19.

Dilansir dari publikasi Iqna, Selasa (28/7/2020), muslim di Hyderabad, India tidak perlu mencari hewan kurban secara langsung karena ibadah kurban akan dilakukan secara online.

Perayaan Idul Adha tahun ini akan berbeda bagi umat Islam di Hyderabad dan Telangana. Karena kebanyakan dari mereka mengikuti tradisi penyembelihan hewan kurban di rumah.

Untuk para penjual hewan ternak, baik domba ataupun kambing, menerima pembelian hewan kurban dari para pekurban sekaligus proses penyembelihannya secara online. Mereka juga akan mengirimkan daging kurban secara langsung ke rumah pekurban atau mendistribusikannya langusng kepada orang miskin atau yang membutuhkan sesuai dengan permintaan pekurban.

Perayaan Idul Adha di India, tepatnya di Subbenua, dijadwalkan akan jatuh pada 1 Agustus. Barang tentu, Idul Adha sekarang akan sangat berbeda dibanding sebelumnya.

 

Baca juga:

Pandemi COVID-19, Ulama India Fatwakan Hewan Kurban Boleh Diganti Uang

 

Ketika penyebaran corona berlanjut di propinsi ini dan Hyderabad menjadi sumber utama penyakit ini, sebagian besar Muslim mendapat manfaat dari layanan yang diberikan oleh para penjual, LSM, organisasi sosial keagamaan dan beberapa hauzah ilmiah.

Kebanyakan orang menolak pergi keluar untuk membeli ternak atau berkorban di rumah. Mereka tidak ingin membahayakan kesehatan mereka dengan berkumpul atau mengundang tukang daging untuk menyembelih hewan itu.

Seorang pekerja sosial di daerah Toli Chowki, Farooq Ahmad yang mengorganisir para kelompok kurban setiap tahunnya, mengatakan bahwa kali ini kelompoknya bekerja dengan berbagai orang, termasuk tukang daging, untuk membantu mereka yang ingin berkorban atau berkontribusi dalam hal ini.

“Yang harus dilakukan semua pemohon adalah menghubungi kami dan membayar. Tapi kami melakukan pekerjaan menyembelih dan mengepak daging serta mengirimkannya ke pelanggan,” ujar Farooq.

Farooq pun mengutip para cendekiawan agama yang mengatakan bahwa hari raya istimewa ini adalah kesempatan untuk memperingati pengorbanan besar Nabi Ibrahim AS yang mengorbankan putranya Nabi Ismail AS atas perintah Tuhan.

Ia percaya bahwa dengan solusi virtual ini, masyarakat mendapatkan kepercayaan diri mereka. Individu dan organisasi seperti itu lebih meyakinkan orang-orang dengan tukang daging profesional yang lebih memprioritaskan pengujian corona. (mga/Iqna)

 

Baca juga:

Masjid Agung New Delhi Akan Kembali Dibuka Akhir Pekan Ini

Responsive image
Other Article