:
:
News
Al-Azhar Tolak RUU Peralihan Lembaga Fatwa Mesir ke Kementerian Hukum

gomuslim.co.id - Al-Azhar menolak rancangan undang-undang baru yang bertujuan mengatur lembaga fatwa Mesir Dar Al-Ifta.

Parlemem Mesir menyepakati rancangan undang-undang peralihan lembaga fatwa Mesir, yang sebelumnya bernaung di bawah Al Azhar. Lembaga ini rencananya akan dipindahkan ke Kementerian Hukum Mesir.

 

Baca juga:

Dar al-Ifta Mesir Tekankan Tiga Poin Penting Hukum Puasa Ramadhan bagi Tim Medis

 

Media lokal di Mesir melaporkan pada Sabtu (18/7/2020), Al-Azhar memberikan surat pernyataan ditujukan kepada Ketua Parlemen, Ali Abdel-Al. Salah satunya pengusul Dewan Peneliti Senior Al-Azhar tentang rancangan undang-undang yang mengatur Dar Al-Iftaa.

Al-Azhar menyatakan bahwa Undang-undang ini melanggar konstitusi Mesir dan mempengaruhi independensi Al-Azhar dan badan-badan afiliasinya, yaitu Dewan Peneliti Senior, Universitas Al-Azhar dan Akademi Penelitian Islam.

Konstitusi Mesir menetapkan bahwa Al-Azhar adalah referensi utama dalam semua masalah hukum, termasuk Fatwa. “Semua badan penasehat di Mesir sepanjang era Ottoman berada di tangan para sarjana Al-Azhar, yang paling terkenal adalah penasehat Kesultanan, Kairo dan distrik-distrik,” demikian pernyataan Al Azhar. 

RUU itu termasuk penyalahgunaan kompetensi dan otonomi Dewan Peneliti Senior Al-Azhar.

 

Baca juga:

Fatwa Al-Azhar Mesir: Haram Hukumnya Menghina Para Korban COVID-19

 

RUU itu berupaya untuk menata kembali segala sesuatu yang berkaitan dengan mufti dalam hal status profesionalnya, prosedur penunjukan dan pemilihannya, lamanya mandatnya, pembaruan, kekuasaan dan wewenang, dan orang yang bertindak atas namanya dalam umumnya mengelola urusan Dar Al-Iftaa bila perlu. (Mr/hidayatullah)

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store