:
:
News
ACT Bekasi dan MRI Atasi Krisis Air di Musim Kemarau

gomuslim.co.id – Demi mengatasi permasalahan kekeringan akibat musim kemarau, Global Wakaf, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bekasi bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) membuat puluhan sumur wakaf.

Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah yang masih menjadi langganan kekeringan akibat musim kemarau panjang di pertengahan tahun. Salah satu wilayah yang berpotensi alami kekeringan adalah Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Akibatnya, masyarakat pun mengalami krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Cabang ACT Bekasi, Ishaq Maulana menjelaskan, sebanyak dua puluh delapan unit sumur telah di bangun dengan kedalaman 100 meter lebih.

“Alhamdulillah kita sudah bangun sumur lewat program ‘Wakaf Rame-Rame’ Sumur Wakaf ACT Bekasi, total ada 28 unit sumur dari para pewakif, pembangunan sumur wakaf ini sangat penting mengingat daerah ini rawan kekeringan kalau sudah masuk musim kemarau kaya sekarang ini,” kata Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (8/7/2020).

 

Baca juga:

Relawan ACT: Anak Penungsi Rohingya Alami Kelelahan

 

Menurut Ishaq, pada tahun lalu kekeringan bisa mencapai tujuh bulan. Disebabkan karna kedaleman sumur hanya sepuluh sampai dua belas meter.

“Tahun lalu, itu bisa sampai tujuh bulan kekeringan, sehingga kalau sumurnya dangkal sekitar sepuluh sampai dua belas meter itu enggak bisa, harus minimal 100 meter baru dapat air tawar yang bagus, yang insya Allah manfaatnya panjang. Meskipun yang dibangun sumur keluarga tapi yang bisa memanfaatkan bisa lebih dari satu keluarga,” lanjutnya.

Salah satu penerima manfaat, Ety(30) menjelaskan. Sebelum adanya program Global Wakaf, Ety selalu mengambil air di Masjid dan membeli air ketika ketika dilanda kekeringan.

“Biasanya kalau air udah mulai susah, ngambil di rumah tetangga atau ngambil di masjid dan beli juga airnya, emang sering banget kekeringan. Tapi setelah dapat sumur wakaf ini Alhamdulillah senang, bisa untuk cuci piring atau baju, bisa diminum juga,” ucap Ety yang berprofesi sebagai buruh tani dan beternak ini.

Untuk diketahui, program Wakaf Produktif bertajuk Wakaf Rame-Rame jadi salah satu program yang terus digencarkan oleh ACT Bekasi. Sebab, dengan instrumen tersebut, persoalan-persoalan sosial masyarakat di Bekasi dapat diatasi, salah satunya adalah persoalan air bersih. (hmz/rls)

 

Baca juga:

Global Qurban ACT Bekasi Perluas Manfaat Ekonomi di Masa Pandemi

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store