:
:
News
Turki Kembangkan ‘Favipiravir’ Obat Sintesis Lawan Virus Corona

gomuslim.co.id - Ilmuwan Turki mengembangkan obat sintesis buatan lokal pertama di negara itu untuk digunakan pengobatan virus corona. Hal ini disampaikan menteri industri dan teknologi Turki pada Jumat (19/6/2020) lalu.

"Suatu kebahagiaan dan kebanggaan bahwa obat tersebut telah mencapai tahap perizinan," kata Mustafa Varank dalam pernyataan tertulisnya.

 

Baca juga:

Ilmuwan Turki Raih Penghargaan Senilai Rp 6 M untuk Penelitian Bioteknologi

 

Obat sintesis produksi lokal bernama Favipiravir yang digunakan dalam pengobatan COVID-19 itu dikembangkan atas kerja sama Kementerian Industri dan Teknologi, Kementerian Kesehatan, Dewan Riset Ilmiah dan Teknologi Turki (TUBITAK), Universitas Medipol Istanbul dan perusahaan farmasi Atabay Ilac.

Sebuah tim yang terdiri dari 32 ilmuwan mengembangkan obat dengan mengintegrasikan bahan baku buatan domestik hanya dalam 40 hari.

Obat sintesis lokal Favipiravir adalah salah satu proyek yang telah diluncurkan di bawah Platform COVID-19 Turki di mana negara itu mendorong penelitian dan pengembangan terkait pengembangan obat dan vaksin.

Mustafa Guzel, salah satu koordinator proyek tersebut, mengungkapkan bahwa proyek pengembangan obat lokal telah dilakukan dengan kolaborasi bidang industri dan akademik.

 

Baca juga:

Ilmuwan Madinah Klaim Berhasil Temukan Obat COVID-19

 

"Percayalah, saya tidak mengira itu bisa begitu cepat, tetapi dengan semangat gerakan nasional, semua orang menjadi dekat. Kami mencapai ini dengan semangat tim," kata Guzel menambahkan bahwa timnya baru mulai bekerja sekitar 5-6 minggu lalu.

Dia menekankan bahwa Favipiravir yang disintesis efektif untuk pengobatan COVID-19 bahkan pada pasien yang baru mengalami demam.

"Ada 3-4 obat di dunia yang menonjol dalam pengobatan. Ini adalah obat yang kita tahu keefektifitasannya," pungkas dia. (Mr/anadolu)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store