:
:
News
Ustaz Yusuf Mansur Resmikan Pesantren Darul Qur'an Cabang Lagoa Jakut

gomuslim.co.id - Pimpinan Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an, Ustaz Yusuf Mansur meresmikan Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an Rofi'ul A'la, di Lagoa, Koja, Jakarta Utara. Dengan peresmian pesantren tersebut, diharapkan lahir santri pemimpin masa depan yang berilmu, beriman mengerti Quran dan mampu menjadi dai.

"Kita hadir di sini meresmikan Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an Rofi'ul A'la Lagoa. Kita ingin anak-anak di sini menjadi orang besar, hebat, kaya, orang berilmu tapi hafal Quran, ngerti Quran bisa jadi imam, bisa khatib bisa jadi dai," katanya di Koja, Jakarta Utara, Jumat (19/6/2020).

 

Baca juga:

Selain Cantik dan Pandai, Ustazah Nabila Ternyata Hafiz Quran Sejak Usia 17 Tahun

 

Yusuf Mansur melakukan pengecekan di dalam gedung Pesantren Rofi'ul A'la dan langsung meminta salah satu santri membaca Quran yang telah dihafalnya. Dia menilai anak di pesantren tersebut mampu menjadi ulama.

"Saya sudah berkunjung bagus banget, permanen, insyaallah muat 50 anak. Kita akan targetin nanti kuliah bisa di Madinah, Makkah, Yordania. Semoga ada jalan," ujarnya.

Meski begitu, Yusuf mengingatkan para santri yang ingin belajar di luar negeri agar berjuang lebih keras karena harus bersaing dengan 8.000 rumah Tahfiz di seluruh Indonesia.

Sistem pendidikan Daarul Qur'an akan diterapkan di Pesantren Rofi'ul A'la. Tidak hanya itu, dia juga akan memberikan dukungan pengajar agar mampu menerapkan sistem tersebut.

"SDM nanti kita lihat kalau di daerah sini ustaz barang kali ada, kita tinggal beri pelatihan. Tapi kita support apa yang memang diperlukan," katanya.

Pemilik Yayasan Pesantren Rofi'ul A'la, KH Abdul Mudi Al-Anshori mengatakan telah menjaga amanah untuk tidak meninggalkan pesantren sejak 1970. Dia ingin mewakafkan pesantren kepada Yusuf Mansur karena meyakini dapat mengembangkan yayasan tersebut melalui hafiz Quran.

 

Baca juga:

Dirut PPPA Daarul Quran: Literasi Zakat dan Wakaf Perlu Didorong

 

"Saya serahkan kepada Ustaz Mansur. Pokoknya yang penting pesantren ini berkah manfaat dunia akhirat. Jadi saya tidak merasa terbebani. Itu kan amanat ya. Artinya amanat ini sudah saya serahkan kepada Ustaz Yusuf Mansur mudah-mudahan tempat itu menjadi tempat yang bermanfaat," tuturnya.

Selama menjaga amanah dari orang tua sejak masih berbentuk gubuk, Abbul Mudi mengungkapkan terus melakukan pembangunan. Dia juga mengajak warga sekitar untuk mengasuh anak anak yatim dengan belajar mengaji dan terus berdakwah di lingkungan Tanjung Priok yang terkenal rawan.

"Sekarang anak yatim yang mondok di sini tidak bayar. Tahunya belajar aja. Tidur di situ, makan di situ, pakaian di situ. Itu kalau anak yatim di bawah 15 tahun, laki-laki ya. Kalau perempuan tempatnya belum ada. Mudah-mudahan Ustaz Yusuf Mansur mau mengelola itu menjadi besar, bermanfaat," katanya. (Mr/inews)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store