:
:
News
Cerita Inspiratif Petugas Kesehatan di Makkah saat Ibu dan 12 Keluarganya Terpapar COVID-19

gomuslim.co.id – Pekerja layanan kesehatan di seluruh dunia sedang dihadapkan pada tantangan besar. Mereka memainkan peran kunci dalam perjuangan global melawan penyakit coronavirus (COVID-19). Namun, banyak di antara mereka harus berhadapan dengan hambatan pribadi yang bahkan lebih besar.

Sejumlah pekerja perawatan kesehatan memiliki tugas sulit karena merawat orang yang dicintai yang terinfeksi oleh virus. Kisah-kisah mereka berbicara tentang kesabaran, ketekunan, dan harapan.

Direktur Pusat Layanan Kementerian Kesehatan 937 Makkah, Asma Meswak melakukan tugasnya sehari-hari. Dia melakukan survei epidemiologis dan menjawab pertanyaan di call center. Pada saat yang sama, ibunya sedang dalam perawatan intensif akibat terinfeksi COVID-19. Dua belas anggota keluarga lainnya juga terserang penyakit ini.

Wael Mutair, direktur jenderal Urusan Kesehatan Mekah, mengatakan bahwa tindakan terhormat Meswak adalah contoh dari pengorbanan dan pengabdian para pekerja kesehatan.

Terlepas dari gentingnya situasinya, Meswak berdiri di garis pertahanan pertama bersama rekan-rekannya di Makkah. Dia tetap melakukan penyelidikan epidemiologis untuk lebih mengontrol penyebaran virus di lingkungan yang sangat padat.

Meswak juga bekerja di Pusat Investigasi Epidemiologis, di mana informasi tentang pedoman pencegahan penyebaran penyakit disediakan dalam berbagai bahasa.

 

Baca juga:

Corona Datang Lagi, Pemerintah Arab Saudi Kembali Tutup 39 Masjid

 

Pusat layanan 937 memproses konsultasi medis, pemesanan untuk pusat kesehatan primer, rujukan medis dan permintaan perawatan. Layanan ini juga menangani keluhan, memberikan pembaruan pada transaksi, menerima saran dan menyerahkan laporan untuk peningkatan layanan.

Meswak menjelaskan bagaimana dia menghadapi tantangan yang dihadapi keluarganya.

“Ibu saya yang berusia 89 tahun tertular virus melalui keponakan saya, yang bekerja di salah satu pusat komersial. Dia menderita penyakit kronis dan mengalami gagal pernapasan sehingga membutuhkan penggunaan ventilator untuk membantunya bernafas,” kata dia seperti dilansir dari publikasi Arab News, Ahad (14/6/2020).

Ibu Meswak dipindahkan ke rumah sakit di Makkah segera setelah hasil tes dikonfirmasi positif COVID-19. Kemudian dirawat di unit perawatan intensif untuk menerima perhatian medis yang tepat.

Anggota keluarga lain yang terinfeksi COVID-19 juga dikarantina. Namun mereka semua sudah pulih.

"Sungguh menyedihkan memiliki ibu saya di perawatan intensif, tetapi saya tahu bahwa baik warga negara Saudi dan ekspatriat membutuhkan seseorang untuk membimbing mereka dan meyakinkan mereka," kata Meswak.

“Saya terus bekerja, melayani keluarga saya dan semua orang yang membutuhkan bantuan dan bimbingan selama pandemi ini. Alhamdulillah anggota keluarga saya pulih. Saya berdoa agar semua yang terinfeksi sembuh dan situasi kembali normal,” tambahnya.

Dia pun mendesak semua warga dan penduduk untuk mematuhi langkah pencegahan agar dapat mengendalikan virus ini. (jms/arabnews)

 

Baca juga:

Menteri Urusan Islam Saudi Minta Khotbah Jumat Fokus pada Pencegahan Corona

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store