:
:
News
Malaysia Akan Longgarkan Perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H

gomuslim.co.id – Perdana Menteri (PM) Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassin menyatakan bahwa umat Islam di Malaysia tidak perlu membatasi diri untuk merayakan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 30 Juli nanti.

Informasi tersebut disampaikan bersamaan dengan pengumuman keputusan negara yang telah memasuki fase yang lebih santai dari perintah kontrol gerakan (MCO). Fase ini lantas dijuluki perintah kontrol gerakan pemulihan (RMCO) dan akan mulai berjalan sejak 10 Juni hingga 31 Agustus mendatang.

Meski demikian, PM Muhyiddin juga mengingatkan bahwa saat perayaan Idul Adha nanti, masih akan tunduk pada prosedur operasi standar (SOP) yang ditetapkan otoritas Islam masing-masing negara.  

"Untuk kegiatan festival maupun kegiatan keagamaan, saya ingin berbagi kabar baik. Perayaan Hari Raya Idul Adha dan layanan ibadah akan diizinkan berjalan sambil tetap mengikuti SOP otoritas agama Islam," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Malay Mail, Senin (8/6/2020).  

 

Baca juga:

Global Qurban dan ACT Buka Lapangan Kerja Melalui Agen Filantropi Qurban

 

Muhyiddin juga menyatakan bahwa pemerintah di Putrajaya masih menyempurnakan SOP untuk umat Muslim. Termasuk protokol yang harus diikuti jika umat Muslim ingin menghadiri salat di masjid.  

Menurutnya, untuk salat berjamaah dan kegiatan keagamaan di masjid maupun rumah ibadah merupakan salah satu relaksasi yang memungkinkan adalah diizinkannya lebih banyak jamaah menghadiri kegiatan tersebut.  

"Pemerintah sedang menyempurnakan aturan jumlah jamaah menghadiri masjid atau rumah ibadah. Disesuaikan dengan kapasitas. Akan segera diumumkan," pungkasnya. (mga/Malaymail)

 

Baca juga:

JIC Sarankan Pemerintah Ambil Alih Penyelenggaraan Kurban Saat Pandemi

Responsive image
Other Article
Responsive image