:
:
News
Pengkhotbah Turki Ini Bantu Warga Terdampak Lockdown Rayakan Idul Fitri 1441 H

gomuslim.co.id – Seorang pengkhotbah masjid di Turki, Osman Gokrem (53) berinisiatif membantu para warga terdampak lockdown pandemi COVID-19 agar bisa merayakan Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah.

Gokrem melihat ketika umat Islam di seluruh dunia bersiap untuk menyambut perayaan Idul Fitri, ternyata banyak dari mereka yang merasakan kesedihan karena tidak dapat berdoa di masjid selama bulan suci. Namun bagi dia, hal itu tidak lantas meredam semangatnya untuk menemukan penghiburan dan makna dalam pekerjaan amal selama Ramadan.

Ia sendiri mendukung keputusan pemerintah untuk menghentikan salat berjamaah sebagai bagian dari langkah-langkah pencegahan penyebaran wabah pandemi COVID-19 di Turki.

Namun, ia mengakui mengaku terkejut ketika melihat Masjid Selime Hatun, salah satu masjid yang terletak di distrik Beyoglu di sisi Eropa Istanbul, benar-benar kosong untuk salat Jumat di bulan suci.

"Seperti biasa, saya berencana untuk membagikan permen kepada anak-anak dan kesenangan orang Turki kepada para penatua, tetapi virus mengubah semua itu," ungkap Gokrem yang telah menjadi pengkhotbah selama 32 tahun seperti dilansir dari publikasi Anadolu Agency, Selasa (26/5/2020).

Ketika ia melihat muslim harus terkurung di rumah karena pandemi, hamba Allah itu pun tahu bahwa dirinya harus membantu mereka yang membutuhkan bantuan agar dapat bertahan hidup.

Menyadari bahwa yang membutuhkan sekarang lebih rentan dari sebelumnya, Gokrem pun memutuskan untuk menyingsingkan lengan bajunya dan pergi ke jalan-jalan dengan sekelompok teman yang dipercaya dan memiliki komitmen yang sama.

"Kami telah memberikan cek kepada puluhan keluarga di berbagai bagian Istanbul untuk membantu mereka membeli barang-barang penting seperti makanan dan pakaian. Melihat senyum seorang anak yatim pada hadiah sederhana dan rendah hati adalah motivasi terbesar untuk mempertahankan tindakan kebaikan seseorang,” paparnya.

 

Baca juga:

Turkish Red Crescent Kumpulkan Ribuan Plasma Antibodi Pasien Sembuh COVID-19

 

Gokrem mengatakan, setiap orang yang memiliki kelebihan materi harus mengulurkan tangan untuk membantu orang miskin dalam masa-masa sulit ini, karena itu adalah tugas keagamaan dan komunal.

“Meskipun krisis coronavirus, bulan puasa ini terasa lebih memuaskan dari sebelumnya karena kesempatan untuk membantu orang lain. Saya tidak pernah menikmati membantu orang lain sebanyak yang saya lakukan saat ini, dan insya Allah, kami akan terus melakukan lebih banyak,” paparnya.

“Adalah tugas agama saya untuk membantu mereka yang kurang beruntung. Juga, seperti yang dikatakan Nabi Muhammad kita, itu tidak harus berupa bantuan keuangan, karena bahkan berbagi beban dengan orang lain juga merupakan tindakan kebaikan hati yang tulus yang memiliki makna,” lanjutnya.

Meski demikian, Gokrem mengungkapkan salah satu penyesalannya di hari Raya Lebaran Idul Fitri tahun ini, dia tidak bisa melakukan sarapan bersama di hari pertama Idul Fitri.

“Aku merasa sedih mengetahui bahwa kita tidak dapat menikmati sarapan kali ini. Sungguh luar biasa melihat orang-orang dari berbagai agama, kepercayaan, dan kelas sosial berkumpul dalam perayaan,” ungkapnya.

“Ada pria dan wanita, Sunni dan Alevis, Muslim dan non-Muslim, yang kaya dan yang miskin, semuanya merayakan bersama. Bahkan ada ateis, pemabuk, dan pecandu narkoba dalam campuran,” imbuhnya.

Untuk sebuah pertanyaan tentang bagaimana para tamu akur, pengkhotbah membagikan sebuah anekdot yang katanya adalah bukti keesaan umat manusia.

“Beberapa tahun yang lalu, saya mengundang lusinan tunawisma ke masjid untuk memberi mereka pakaian baru dan meminta tukang cukur datang untuk memberi mereka potongan rambut. Kami juga membiarkan mereka menggunakan pancuran untuk membersihkan, ” paparnya.

“Saya mengundang mereka semua untuk sarapan Idul Fitri dan menawarkan kepada para tamu lainnya koin emas kecil jika mereka dapat mengidentifikasi orang-orang tunawisma. Tidak ada yang bisa melakukannya, yang hanya membantu membuktikan bahwa kita semua sama,” pungkasnya. (mga/AA/YeniSafak)

 

Baca juga:

Pandemi COVID-19, Warga Sipil Turki di Swiss Distribusikan Bantuan Selama Ramadan

Responsive image
Other Article
Responsive image