:
:
News
Bantu Obati Pasien COVID-19 di Turki, Pemuda Suriah Rela Sumbangkan Plasma Imun

gomuslim.co.id – Seorang pria muda berusia 27 tahun asal Suriah bernama Muhammed Alismail dengan sukarela ingin menyumbangan plasma imunnya. Hal itu dia lakukan agar bisa menyelamatkan nyawa para korban COVID-19 sekaligus sebagai tanda terima kasihnya kepada rakyat Turki.

Dilansir dari publikasi Yeni Safak, Rabu (6/5/2020), dikisahkan bahwa Alismail sebelumnya datang ke Turki bersama keluarganya tujuh tahun lalu setelah melarikan diri dari perang saudara Suriah. Ia pun mengenyam pendidikan dan menyandang sarjana teknik lingkungan di Universitas Karabuk.

Selanjutnya, Alismail sempat dinyatakan positif COVID-19 pada 11 April lalu. Kemudian ia pun mendapatkan perawatan dari dokter Turki dan akhirnya ia dinyatakan sembuh dari COVID-19 dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada 30 April kemarin.

Berdasarkan hal itu pun, pria muda Suriah itu mengatakan bahwa ia ingin menyelamatkan hidup dengan menyumbangkan plasma kekebalan, komponen cairan dalam darah yang kaya dengan anti-tubuh yang dinilai penting dalam memerangi COVID-19.

 

Baca juga:

Bayi Asal Suriah Penderita COVID-19 Ini Sembuh Usai Dirawat di Turki

 

"Pada 7 Mei, saya akan menyumbangkan plasma imun saya untuk perawatan pasien lain. Siapa pun yang sembuh harus menyumbangkan plasma imun untuk kesehatan orang lain. Mudah-mudahan, kami akan melewati hari-hari ini bersama-sama," ungkap Alismail.

Diketahui, pada Selasa (6/5/2020) kemarin, Turki mencatat total 3.520 kematian akibat coronavirus, sementara 73.285 orang telah pulih dari penyakit ini. Sampai saat ini, negara ini telah melihat total 129.491 kasus yang dikonfirmasi dari virus.

Lebih dari 3,61 juta kasus telah dilaporkan di 187 negara dan wilayah sejak virus itu muncul di Cina Desember lalu, dengan AS dan Eropa merupakan daerah yang paling parah di dunia. Sedangkan menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins di AS, sejumlah besar pasien COVID-19 - lebih dari 1,18 juta - telah pulih, tetapi penyakit ini juga telah merenggut lebih dari 253.300 nyawa sejauh ini. (mga/YeniSafak)

 

Baca juga:

Penuhi Kebutuhan Alat Medis Pasien COVID-19, Turki Produksi Ventilator Hanya Dalam 2 Minggu

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store