:
:
News
Imbas Corona, Penjualan Alquran di Mesir Alami Penurunan Hingga 90%

gomuslim.co.id - Pandemi COVID-19 menjadi tantangan besar bagi banyak bisnis di bulan Ramadan, bisnis musiman, dan tradisi sosial di masyarakat. Berbagai kalangan masyarakat mengalami kesulitan dalam ekonomi. Mesir, negara yang melakukan penjualan serta ekspor-impor Alquran juga terkena dampak.

Omar Adel, perwakilan pusat penerbit Dar al-Fajr al-Islami Mesir, mengatakan pusat-pusat penerbitan dan percetakan Alquran telah bersiap menyambut Ramadan selama lebih dari delapan bulan. "Hari Ibu serta Ramadan adalah dua momen penting untuk menjual produk-produk pusat penerbitan,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi Iqna, Selasa (5/5/2020).

 

Baca juga:

Tutup Usia Saat Baca Alquran, Guru Ini Telah Didik Ratusan Hafiz

 

Dia menambahkan, sebelum Ramadan, pihaknya menjual sejumlah besar Alquran di pasar domestik dan pasar asing Mesir. "Tetapi sekarang kami menghadapi penurunan penjualan yang tinggi," katanya.

Omar Adel menyatakan pasar di negara-negara Asia Timur, khususnya Indonesia dan Malaysia, serta Rusia, termasuk di antara pasar-pasar dimana Mesir memiliki ekspor Alquran yang paling banyak. "Tetapi tahun ini, meskipun menerbitkan 100.000 naskah Alquran untuk Ramadan, kami hanya menjual kurang dari 10 persen. Kami mengalami penurunan penjualan hingga 90 persen," tuturnya. (Mr/iqna)

 

Baca juga:

Pria Ini Rampungkan Batik Mushaf Alquran 30 Juz Selama Empat Tahun

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store