:
:
News
Momen Ramadan, Muslim AS Berbondong-bondong Donorkan Darah

gomuslim.co.id - Palang Merah Amerika bekerjasama dengan Komunitas Muslim Ahmadiyah AS, Asosiasi Pemuda Muslim Ahmadiyah, dan Humanity First USA menggelar kegiatan donor darah di masjid-masjid. Sejumlah umat muslim pun ramai-ramai ikut mendonorkan darahnya dalam kegiatan sosial di momen bulan suci Ramadan ini. 

Menurut situs Palang Merah Amerika, acara yang diproyeksikan meraup sekitar 250 ribu donasi darah telah dibatalkan akibat pandemi virus korona (COVID-19). Untuk memenuhi kebutuhan 2.700 rumah sakit dan pusat transfusi darah di seantero AS, Palang Merah Amerika harus mengumpulkan 15 ribu donasi darah per hari.

 

Baca juga:

Selama Ramadan, Pemerintah New York Distribusikan 500 Ribu Paket Makanan Halal Gratis

 

Guna mencapai target tersebut, Palang Merah Amerika bekerja sama dengan sejumlah organisasi Muslim untuk memanfaatkan masjid. Meski hampir semua masjid ditutup akibat pandemi, beberapa di antaranya tetap dibuka untuk dijadikan lokasi penyelenggaraan acara-acara esensial, salah satunya pendonasian darah.

Dilansir dari publikasi Newsweek, Senin (27/4/2020), Palang Merah Amerika telah menyerukan diadakannya acara donor darah untuk memenuhi kebutuhan penanganan pasien COVID-19. Seruan serupa juga disampaikan Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) serta dokter ahli bedah ternama Jerome Adams.

Dalam keterangan di situs resmi, Palang Merah Amerika meyakinkan masyarakat AS bahwa pihaknya menerapkan "standar tertinggi di bidang keamanan dan pengendalian infeksi" di tengah pandemi COVID-19. Palang Merah Amerika mengatakan, para donor sukarela ini merupakan satu-satunya sumber donasi darah bagi pasien yang membutuhkan.

 

Baca juga:

Alhamdulillah, Kumandang Azan di Minneapolis AS Bakal Menggema Selama Ramadan


 
"Perang melawan virus corona masih belum diketahui akan berakhir hingga kapan, dan Palang Merah membutuhkan sumbangan darah untuk menjaga pasokan yang memadai untuk beberapa pekan ke depan," kata Palang Merah Amerika.
 
Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins pada Minggu 26 April 2020, total kasus covid-19 di AS telah melampaui 939 ribu dengan 53 ribu lebih kematian dan 105.818 pasien sembuh. (Mr/newsweek/medcom)

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store