:
:
News
Sambut Ramadan 1441 H, YBM PLN Sumatera Barat Tebar 5555 Paket Kebahagiaan

gomuslim.co.id - PLN UIW Sumbar melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan 5555 paket kebahagiaan kepada masyarakat yang terdampak wabah COVID-19 di wilayah Sumatera Barat, Senin (20/04/2020). Hal ini dilakukan dalam rangka menyambut Ramadan 1441 H dan bagian dari Aksi Solidaritas Nasional Ketahanan Pangan Tanggap Siaga COVID-19, 

Paket bantuan dengan total nilai sebesar Rp. 1,3 milyar tersebut berisi sembako yang disalurkan secara serentak oleh Kantor Induk, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D), dan seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) di wilayah kerja PLN UIW Sumbar.

YBM PLN adalah yayasan yang menampung dan menyalurkan dana zakat para pegawai muslim PLN yang langsung dipotong gajinya. YBM PLN UIW Sumbar mendistribusikan sebanyak  3755 paket sembako di Kota Padang, Pariaman, Sicincin, Painan dan sekitarnya.

Sebanyak 500 paket untuk daerah Payakumbuh dan Limapuluh Kota dan sekitarbta, 500 paket untuk Bukittinggi dan Padang Panjang dan sekitarnya, serta 500 paket untuk daerah Solok, Dharmasraya, Muaralabuh sekitarnya. Tidak ketinggalan, sebanyak sebanyak 300 paket juga turut disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Selain itu YBM PLN juga bersinergi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Dompet Dhuafa (DD) untuk menyalurkan bantuan tersebut. Proses penyerahan secara simbolis dari muzakki kepada mustahik dilakukan di Kantor Induk PLN UIW Sumbar oleh General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto dan Ketua YBM PLN UIW Sumbar Afriman kepada dua orang penerima manfaat.

 

Baca juga:

YBM PLN Salurkan Bantuan ke Seniman Kota Tua Terdampak COVID-19

 

Sisanya diserahkan oleh manajemen PLN kepada lurah-lurah untuk kemudian dibagikan ke rumah-rumah penduduk yang terdampak. Hal tersebut dilakukan guna menghindari kerumunan massa sesuai dengan arahan Pemerintah terkait physical distancing.

“Dalam keadaan genting ini, PLN UIW Sumbar ingin sekali membantu masyarakat, khususnya mereka yang terdampak, melalui paket sembako yang berasal dari dana zakat pegawai. Ini merupakan partisipasi luar biasa dari para muzakki PLN UIW Sumbar yang ingin berperan dalam menanggulangi COVID-19 sekaligus berbagi kebahagiaan menyambut Ramadan. Mudah-mudahan bermanfaat dan membantu mereka yang sedang kesulitan di tengah pandemi ini,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima gomuslim, Senin malam (20/4/2020).

Bambang menambahkan paket bantuan berisikan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, garam, mie instan, bumbu dapur, dan telur. Memang nilainya tidak seberapa namun PLN berharap paket tersebut dapat membawa kebahagiaan karena telah membantu meringankan beban masyarakat yang sedang kesulitan akibat wabah ini.

Salah satu penerima bantuan, Silvia, menyampaikan rasa harunya saat menerima bantuan tersebut. “Rasa syukur tiada henti saya ucapkan kepada YBM PLN karena telah mengerti kondisi kami saat ini, dampak virus corona ini membuat kehidupan kami semakin sulit. Saya hanya pedagang kecil, saat ini sangat sedikit orang yang berbelanja sehingga penghasilan kami menurun drastis. Namun terima kasih PLN sudah bersedia membantu dan peduli,” ujar Silvia.

Pandemi COVID-19 yang semakin meluas saat ini tidak hanya mengancam kesehatan namun juga berimbas pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya mereka yang bekerja harian.

Karena itu, PLN ingin mengajak seluruh masyarakat untuk saling peduli dan tergerak hatinya membantu mereka yang sedang kesulitan sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas dengan baik pun dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyu saat Ramadan 1441 H nanti.

Selain peduli pada sektor sosial, menjejak manfaat YBM PLN juga menyentuh berbagai sektor lain, diantaranya pendidikan, ekonomi, kesehatan dan modal usaha. Bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian pegawai PLN terhadap kondisi sekitar. (hmz/rls)

 

Baca juga:

YBM PLN Serahkan Bantuan Logistik kepada Korban Banjir di Kabupaten Bekasi

Responsive image
Other Article
Responsive image