:
:
News
Begini Kisah Muslimah Korban Kerusuhan New Delhi yang Kini Produksi Masker

gomuslim.co.id  – Sejumlah wanita muslim yang berhasil selamat dari kerusuhan di New Delhi, India beberapa waktu lalu, kini menjadi produsen masker. Mereka juga terlibat dalam pembuatan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis untuk menangani pasien akibat daripada wabah pandemi COVID-19. 

Dilansir dari publikasi Siasat Daily, Rabu (15/4/2020), dalam sebuah sesi wawancara dengan Karvaan India, salah satu muslimah yang enggan menyebutkan namanya mengisahkan tentang latar belakang pembuatan APD tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ia mendapatkan bantuan dari seorang relawan yang membelikan mesin jahit sehingga dirinya bisa bekerja lagi pasca kerusuhan terjadi.   

"Kami tak punya apapun sampai beberapa orang relawan datang menyelamatkan kami. Mereka membeli mesin jahit untuk kami dan meminta kami mulai lagi bekerja. Sekarang kami punya kegiatan, dan kami ingin membalasnya pada masyarakat. Apalagi yang bisa lebih baik dari pada berkontribusi untuk melawan COVID-19? Saat ini berita mengabarkan dimana-mana dalam perang melawan virus. Dan ada kekurangan APD, kami ingin mengisi celah dengan upaya kecil kami," ujar muslimah tersebut.

"Saya ingin tetap anonim dan berkerja dengan baik. Lihat apa yang mereka lakukan pada Kafil Khan karena melakukan pekerjaan dengan baik. Kami tidak ingin menjadi target seperti dia," lanjutnya.   

 

Baca juga:

Human Rights Watch Sebut UU Kewarganegaraan India Diskriminatif Terhadap Muslim

 

Pasca kerusuhan yang terjadi di Delhi dan menewaskan lebih dari 50 orang, sebuah organisasi yang dipimpin sarjana IIT Delhi, Aasif Mujtaba mengungkapkan bahwa ia ingin membantu kelompok Muslimah tersebut untuk membeli bahan baku dan untuk menjahit guna memulai kembali pekerjaannya.  

"Saya sendiri terkejut. Tindakan kecil ini akan membuat manusia tetap hidup. Mereka diserang karena menjadi muslim, tetapi sekarang mereka telah mengembangkan perangkat APD untuk tenaga medis melawan Corona lintas agama. Ini menunjukkan keberanian dan ketahanan mereka untuk membantu umat manusia dan pada saat yang sama memperjuangkan hak-hak mereka," tuturnya. 

Ia mengungkapkan, pekan pertama kunjungannya ke Shiv Vihar, pihaknya didekati beberapa wanita yang kehilangan pekerjaan. Para perusuh membakar rumah dan sumber mata pencaharian mereka, tetapi mereka ingin segera memulai pekerjaan menjahit. 

Untuk memulihkan usahanya, pihaknya pun membeli dua mesin Stitching otomatis dan memberikannya  bersama sejumlah uang untuk membeli bahan baku. 

“Dan hari ini yang mengejutkan mereka datang dengan 2.000 masker dan 100 APD. Mereka meminta saya untuk memberikan semuanya kepada yang membutuhkan dan yang miskin. Gerakan mereka menggerakkan saya. Mereka mungkin telah kehilangan semua hal  dalam kerusuhan kecuali kemanusiaan," pungkasnya. (mga/SiasatDaily)

 

Baca juga:

Kondisi Lockdown, Muslim India Ini Justru Bantu Tetangga Hindu Kremasi Jenazah

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store