:
:
News
Bantu Warga Hadapi COVID-19, LAZISNU Kediri Sediakan Layanan Rehabilitas Sosial dan Mental

gomuslim.co.id – Pandemi COVID-19 di tanah air tidak hanya menghantam sektor perekonomian dan sosial, bahkan mental masyarakat pun menjadi sasarannya. Karena itu, NU Care for Humanity (NUCH) LAZISNU Kabupaten Kediri, Jawa Timur menyediakan layanan rebahilitas sosial dan mental untuk membantu masyarakat dalam mengembalikan keseimbangan mental di tengah wabah ini. 

Gerakan NUCH LAZISNU Kabupaten Kediri tersebut difokuskan di lima kecamatan, yakni Ringinrejo, Pagu, Wates, Pare dan Puncu. Koordinasi dan konsolidasi pendataan serta pemetaan warga terdampak COVID-19 melibatkan relawan posko NUCH Kecamatan dengan pihak kepolisian, pemerintah desa, para donatur, dan masyarakat.

"Dilanjutkan dengan kegiatan penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitizer dan masker kepada warga," ujar Ketua NU Care LAZISNU Kabupaten Kediri, H Muhammad Badrus Munir, Ahad (12/4/2020).  

Ia mengungkapkan bahwa posko NUCH sendiri sudah terbentuk di 26 kecamatan. Tidak hanya itu, puluhan posko pembantu kini telah ada di sejumlah desa. Setiap harinya, relawan yang ada di posko ini disibukkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari menerima pengaduan dan laporan tentang kondisi masyarakat, khususnya berkenaan dengan ekonomi.

"Hal ini sangat wajar karena mayoritas warga di Kabupaten Kediri adalah tenaga kerja informal yang mengandalkan penghasilan dari aktivitas sekitar kampung mereka seperti pedagang, pekerja kasar, kuli angkut, kuli bangunan, yang semuanya mengharuskan berinteraksi dengan orang lain," ungkap pria yang akrab disapa Gus Bad ini.

 

Baca juga:

Ahli Epidemiologi PBNU Prediksi COVID-19 Alami Penurunan pada Akhir Bulan April 2020

 

Hingga saat ini, NUCH telah membantu 250 kepala keluarga dengan bantuan paket sembilan bahan pokok atau Sembako. "Tidak hanya itu, 400 botol hand sanitizer dan seribu masker juga telah kami berikan kepada warga," imbuhnya.

Gus Bad menambahkan ada sejumlah warga berkecukupan turut mendatangi posko NUCH dengan membawa berbagai macam sumbangan. Hal itu sekaligus melihat secara langsung data masyarakat yang masuk di dalam daftar penerima bantuan. "Dengan begini mereka dan calon donatur bisa melihat secara jelas bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat yang terdampak," paparnya.

Selanjutnya, guna untuk memberikan edukasi, pihak aparat, pemerintah desa dan tokoh masyarakat pun memberikan pemahaman tentang Covid-19 kepada warga. "Tokoh masyarakat yang dipimpin Rais Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU se-Kabupaten Kediri melakukan doa dan penguatan spiritual kepada tim relawan serta masyarakat terdampak," ungkapnya.

Dengan gerakan dan pendirian Posko NUCH di 26 kecamatan ini, menurutnya, benar-benar bermanfaat sesuai fungsinya, yakni pusat pendataan, pemetaan, dan pergerakan rehabilitasi sosial-ekonomi masyarakat di Kabupaten Kediri. (mga/NUONline)

 

Baca juga:

Ketum PBNU: Jangan Tolak Jenazah Corona, Perlakukan dengan Hormat

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store