:
:
News
Ulasan Para Ahli tentang Bintang Tsuroyya dan Akhir Wabah Corona pada Bulan Mei

gomuslim.co.id – Baru-baru ini, sebuah video beredar bahwa virus corona akan segera berakhir seiring kemunculan bintang Tsurayya. Dalam video yang terdapat nama ‘Abi Official Herman’ atau Suherman, MA, seorang ustadz memberikan penjelasan tentang sebuah hadits yang menyebutkan berakhirnya wabah. 

Dalam tayangannya, ustadz menjelaskan tentang Al Imam Ahmad bin Hambal dalam Musnad. Hal itu dihubungkan dengan hadits mengenai bintang yang di pagi hari. Jika bintang itu muncul, maka segala penyakit dan wabah akan diangkat. 

Ustadz juga menjelaskan Syekh Ahmad bin Abdurrahman Al-Banna As Sa’ati mengomentari hadits ini dalam kitab Fathurrobbani litartibi musnad Al-Imam Ahmad bin Hambal As-Syaibani, beliau mengatakan, 'Jika muncul suatu saat nanti satu bintang, para ulama menyatakan bahwa yang dimaksud bintang disini adalah bintang ‘Tsuroyya’. Dimana Bintang Tsuroyya ini disebutkan Al-Imam Mulaqqin, dia akan muncul pada permulaan bulan mayu atau bulan ayyar atau lebih dikenal dengan bulan Mei'.

 

Baca juga:

Praktisi Kesehatan: Dua Vitamin Ini Ampuh Tangkal Penyebaran COVID-19 

 

“Sekarang kita sudah masuk di bulan April. Kita berdoa kepada Allah SWT semoga masuk pada bulan Mei semua aktifitas berjalan Kembali, baik aktivitas di masjid, di kantor, di sekolah bahkan mudik lebaran yang merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, dapat dilaksanakan. Aamiin,” jelas Ustadz tersebut dalam video yang dikutip, Senin (14/4/2020).

Ustadz tersebut juga mengutip pernyataan Syekh Ahmad bin Abdurrahman Al-Banna As Sa’ati yang mengatakan bahwa wabah itu maksimal menimpa satu negeri tidak lebih dari 50 hari. Bahkan Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqollani dan Al-Imam Badruddin Al-Ayni dalam Syarh Bukhori mengatakan “Wabah ini akan terangkat Ketika masuk musim panas, maka wabah akan di angkat oleh Allah SWT”.

“Semoga peristiwa ini membawa banyak hikmah kepada kita untuk selalu bertaubat kepada Allah SWT. Seperti hadist Rasulullah ‘Tidak ada suatu bala diturunkan melainkan disebabkan karena banyak dosa dan tidak akan terangkat bala tersebut melainkan dengan bertaubat kepada Allah SWT. Aamiin yaa Robbal’alamiin,” tutup video tersebut. 

Sementara itu, pakar Hisab dan Rukyat, KH Muhammad Thobary Syadzily menggunakan ilmu falak (astronomi) dan ilmu hikmat As-Sirrul Jalil untuk memperkirakan waktu berakhirnya pandemi virus corona (COVID-19).

“Insya Allah wabah virus corona ini akan berakhir dan akan diangkat oleh Allah ketika muncul Bintang Tsurayya atau Bintang Kartika atau Bintang Tujuh Bersaudari. Yaitu, sekitar pertengahan bulan Juni 2020 waktu shubuh di Buruj Sarathan (سرطان) atau Cancer,” ungkap Ketua Lembaga Falakiyah PWNU Banten tersebut.

Ahli kesehatan masyarakat Prof. Hasbullah Thabrany juga memprediksi penyebaran virus corona baru akan berakhir pada Mei 2020. Namun syaratnya, masyarakat harus disiplin melakukan jaga jarak fisik (physical distancing) sebagaimana imbauan pemerintah.

Namun prediksi itu bisa meleset jauh jika warga mengabaikannya. "Tidak kontak face to face, ada teknologi modern kita bisa ketemu (di situ). Jangan sampai orang lain menjadi korban kalau kita egois," ujarnya dalam bedah fakta dan mitos seputar virus corona lewat streaming di Facebook, Jumat (3/4/2020) dikutip dari iNews.

Anjuran lainnya untuk mempercepat pengentasan wabah corona adalah mencuci tangan menggunakan air dan sabun, tidak menyentuh area wajah seperti hidung serta mulut, menjaga daya tahan tubuh, rajin beraktivitas fisik, dan istirahat yang cukup.
 

Bintang Tsurayya

Bintang Tsurayya sendiri merupakan gugus bintang Pleiades yang dapat terlihat di Belahan Bumi Utara pada Oktober dan menghilang pada bulan April. November adalah waktu terbaik untuk mencari Pleiades, ketika mereka terlihat dari senja hingga fajar dan mencapai titik tertinggi di langit. Kabarnya, gugus bintang Pleiades terdapat 800 bintang yang terletak sekitar 410 tahun cahaya dari Bumi di rasi bintang Taurus.

Pleiades juga dikenal dengan sebutan "Seven Sisters" dan Messier 45. Disebut "Seven Sisters" atau tujuh bersaudara lantaran ada tujuh bintang paling terang dalam gugus ini. Bintang-bintang tersebut adalah Alcyone, Atlas, Electra, Merope, Taygete, Pleione, dan Maia. Alcyone merupakan bintang paling terang. Ukuran bintang tersebut rata-rata lebih kecil dari matahari di tata surya kita.

Pleiades merupakan contoh dari gugusan bintang terbuka atau sekelompok bintang yang semuanya lahir pada waktu yang bersamaan dari awan gas dan debu raksasa. Bintang-bintang paling terang dalam formasi bersinar biru panas dan terbentuk dalam 100 juta tahun terakhir.

Mereka sangat bercahaya dan akan terbakar dengan cepat, dengan masa hidup hanya beberapa ratus juta tahun, jauh lebih pendek daripada miliaran tahun yang akan dinikmati matahari.

Untuk menemukan Pleiades, Anda dapat mulai dengan menemukan rasi bintang Orion yang terkenal. Gambarlah garis menggunakan tiga bintang di sabuk Orion dan kemudian ikuti ke atas, melewati busurnya.

Bintang terang pertama yang akan Anda lihat adalah Aldebaran, mata banteng Taurus, menurut EarthSky. Dalam bahasa Arab, Aldebaran berarti "pengikut" karena mengikuti Pleiades di langit. Gugus itu sendiri akan terletak sedikit melewati bintang terang, terlihat sebagai susunan bintang berbentuk gayung kecil. (hmz/wikihow/inews/okezone/dbs)

 

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store