:
:
News
Corona Masih Mewabah, Masjid di Brunei Darusaalam Buat Layanan Ngaji Daring

gomuslim.co.id - Wabah virus corona (COVID-19) membuat aktivitas masyarakat berubah drastis, termasuk yang berkaitan dengan belajar dan ibadah. Sejumlah masjid mulai melakukan beragam cara agar umat muslim tetap produktif belajar agama dan ibadah. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan ngaji daring atau ngaji online.

Kegiatan ngaji daring menjadi solusi bagi masjid agar tetap bisa memberi pelayanan bagi jamaah yang ingin menambah khazanah keislamannya saat wabah virus corona melanda. Seperti yang dilakukan Masjid Rashida Sa’datul Bolkiah di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam ini. 

Komite takmir Masjid Rashida menggelar pengajian daring melalui aplikasi video konferensi dengan tagar #ZoomNgajiQuran dan #ZoomMembacaKahfi. Ini dilakukan sebagai inisiatif takmir masjid Rashidah untuk mendorong lebih banyak umat membaca Alquran melalui platform daring kendati masjid, surau maupun lembaga keagamaan ditutup sementara.

Seorang perwakilan komite takmir Masjid Rashida mengatakan ngaji daring itu dimulai pada Ahad. Ia mengatakan inisiatif menggelar pengajian daring itu untuk memastikan kegiatan masjid masih bisa berjalan namun tetap mempraktikkan jaga jarak sebagai upaya pencegahan penyebaran corona. Diantara platform daring yang digunakan komite takmir Masjid Rashida yakni WhatsApp, video call, Zoom Cloud Meeting, Facebook live dan lainnya.

 

Baca juga:

Khatamkan Alquran secara Daring, Cara Warga Surabaya Manfaatkan Waktu di Rumah

 

“Sebelumnya kami menggunakan metode daring seperti Facebook Live untuk ceramah agama bagi para jamaah dan responsnya menggembirakan namun ditunda setelah penutupan masjid. Inisiatif #ZoomNgajiQuran dan #ZoomMembacaKahfi adalah yang pertama bagi kebanyakan dari kita. Saat ini, kami memiliki 10 peserta untuk program daring kami," ujarnya seperti dilansir dari publikasi The Star, Senin (13/4/2020).

Dia mengatakan program ngaji Quran daring itu berlangsung setiap hari kecuali Jumat pukul 6 pagi. #ZoomMembacaKahfi dilakukan setiap hari Jumat setelah shalat Subuh. Setiap sesi dibimbing oleh Imam dan instruktur agama lainnya. 

Pemerintah Brunei sendiri telah mengumumkan bahwa penutupan sementara masjid, surau dan majlis taklim di seluruh negeri yang berakhir semalam, diperpanjang lagi untuk satu pekan lagi mulai dari Selasa (14/4) hingga Senin (20/4).

Keputusan itu diambil setelah pertemuan Dewan Agama Islam Brunei khusus Sabtu (11/4) setelah saran dari Departemen Kesehatan (Depkes). Kemenkes mengatakan bahwa meskipun wabah corona di Brunei Darussalam terkendali, masih ada kekhawatiran tentang penularannya yang berbahaya.

Perpanjangan penutupan adalah untuk menghindari kerugian bagi jemaat pada khususnya, dan untuk masyarakat luas. Hal ini juga sesuai dengan Fatwa Negara Mufti atau nomor keputusan 02/2020. Penilaian lebih lanjut akan dilakukan sebelum periode penutupan sementara berakhir. (Mr/the star/harianaceh)

 

Baca juga:

Virus Corona Masih Melanda, Aplikasi Quran Best Ajak Umat Ngaji Bareng Online

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store