:
:
News
Minta Perlindungan dari Wabah COVID-19, Muslim Kanada Gelar Doa Bersama secara Virtual

gomuslim.co.id – Komunitas Muslim Kanada menyelenggarakan doa bersama secara virtual untuk perlindungan dan penyembuhan selama wabah pandemi COVID-19 pada Jumat (10/4/2020) lalu.

"Dalam masa-masa sulit, kita diperintahkan dalam Alquran untuk berpaling kepada Allah, memohon ampunan, belas kasihan dan jalan keluar. Kami tahu semua nabi telah melakukan ini di masa lalu, termasuk Nabi Muhammad SAW. Itulah sebabnya kita ada di sini hari ini dan saya sangat senang Anda bergabung dengan kami, luar biasa untuk bersama dan bersatu untuk berdoa kepada Allah,” ujar Dr Safiyyah Ally dalam pidato pembukaannya.

Doa virtual tersebut didukung oleh lebih dari 60 organisasi Muslim Kanada dan dipimpin oleh Imam Refaat Mohamed, Imam Dr. Hamid Slimi, Imam Imran Ally dan Dr. Munir El-Kassem.

Mereka menawarkan doa dalam bahasa Inggris, Prancis, dan Arab yang meminta perlindungan, perdamaian, dan kemakmuran Allah bagi semua warga Kanada selama pandemi COVID-19. “Pesan dari Tuhan Yang Maha Esa, semua yang kita lihat di alam, di samudera, di daratan, di sekitar kita, dalam penciptaan manusia, hewan, dan semua makhluk di sekitar kita - adalah pesan dari Tuhan,” ujar Dr. Hamid Slimi.

“Ini adalah pesan paralel dengan Firman yang diungkapkan dalam banyak buku, termasuk Alquran yang kami percaya adalah wahyu Allah yang terakhir, dan dalam Injil kepada Isa AS, damai besertanya, dan dalam Taurat kepada Musa, damai sejahtera. besertanya. Jadi ada dua kata-kata Kitab dan kata-kata tentang apa yang terjadi di sekitar kita,” lanjutnya.

 

Baca juga:

Perangi COVID-19, Badan Amal Muslim Kanada Sumbang $154.000 untuk RS

 

Menurutnya, umat manusia saat ini tengah berada dalam masa-masa yang sangat sulit. Dalam situasi seperti ini, Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk melihat hal-hal di alam, melihat ke dalamnya dan melihat apakah ada pesan dari Tuhan dan kembali kepada-Nya.

"Ketika kita berada dalam keadaan takut, cemas, dan depresi, kita seharusnya tidak pernah kehilangan harapan seperti yang Allah firmankan dalam Alqur'an,‘ berikan kabar gembira kepada para hamba. Kami umat Islam dengan bangga menyebut diri kami hamba karena kami melayani Tuhan dan berdasarkan itu, kami melayani umat manusia. Kami mencari pertolongan Allah, obatnya, petunjuknya dan kami mencari kemurahan-Nya karena Dialah Yang Maha Penyayang,” ucap Dr Slimi.

Sementara itu, para pemimpin agama dari seluruh Kanada mengeluarkan pesan umum tentang perlunya harapan, rasa terima kasih, dan solidaritas dalam menghadapi pandemi COVID-19. Mengakui dampak signifikan COVID-19, pesan itu mengingatkan orang Kanada akan harapan. 

“Harapan yang kita bagi bersama, alasan kita harus berterima kasih, dan cara kita bisa bertindak bersama untuk kebaikan satu sama lain. Terlepas dari penderitaan saat ini, yang kadang-kadang tampak luar biasa, nyala api harapan tidak dapat padam. Cinta, yang memberi makna penuh pada kehidupan, terus mencari kebaikan bersama meskipun ada kesulitan individu,” bunyi pernyataan tersebut.

Melihat ke masa depan, pernyataan itu mengingatkan orang Kanada untuk berdoa memohon kesembuhan, atas upaya berkelanjutan untuk meringankan penderitaan manusia, dan untuk ketekunan selama masa-masa sulit ini. “Saat sejarah mencatat saat-saat ini untuk masa depan negara kita, mari kita berdoa agar dalam menghadapi COVID-19 kita merespons dengan banyak harapan, rasa terima kasih, dan solidaritas, percaya pada Tuhan yang penuh kasih dan penyayang, sumber dari semua harapan,” imbuh pernyataan itu. (mga/AboutIslam)

 

Baca juga:

Stok Darah Nasional Menipis, Muslim Calgary Kanada Gelar Aksi Donor Darah

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store