:
:
News
Bantu Warga Terdampak COVID-19, Arab Saudi Alokasikan Dana SR 500 Juta  

gomuslim.co.id - Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial akan mengalokasikan SR500 juta (USD 133 juta) atau sekitar 2.094 triliun rupiah dari dana Kerajaan untuk membantu orang-orang yang terdampak wabah virus corona (COVID-19).

Juru bicara kementerian, Nasser Al-Hazani mengatakan warga yang akan mendapatkan bantuan dari inisiatif ini diantaranya seperti orang tua (lansia), janda, difabel, keluarga tahanan, mahasiswa dan jemaah umrah yang terlantar akibat lockdown. "Inisiatif pasokan makanan juga telah diluncurkan untuk  keluarga-keluarga di seluruh Kerajaan yang terdampak wabah corona," kata Nasser Al-Hazani seperti dilansir dari publikasi Arab News, Senin (13/4/2020).

 

Baca juga:

Menteri Urusan Islam Arab Saudi: Salat Tarawih di Rumah Jika Pandemi COVID-19 Berlanjut

 

Al-Hazani mengatakan bahwa SFD dan entitas yang bekerja sama telah menghabiskan hampir SR38 juta untuk program ini. Ia menyebut program bantuan sejauh ini telah menyasar 37.597 keluarga.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Kesehatan Saudi, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly, mengatakan pihaknya mencatat 382 kasus baru di Kerajaan. Total kasus COVID-19 di Saudi menjadi 4.033 sejak awal wabah, dengan 3.261 kasus positif, 67 orang dalam kondisi kritis.

Kementerian juga melaporkan 35 pasien telah pulih, dengan jumlah total pemulihan menjadi 720. Sementara jumlah kematian mencapai 52 pada hari Sabtu (11/4/2020), dengan lima kematian baru dicatat.

Dr. Abdl Al-Aly mengatakan korban terbaru diantaranya seorang lelaki Saudi berusia 33 tahun di Jeddah dan seorang lelaki Saudi berusia 72 tahun di Madinah. Ia menyoroti bahwa virus corona dapat menyerang semua kelompok umur.

"Mendesak orang untuk menggunakan layanan elektronik yang disediakan oleh kementerian melalui aplikasi seluler atau situs web (Mawid), di mana 40 kasus dikonfirmasi melalui proses evaluasi diri," ungkapnya.

 

Baca juga:

Tekan Penyebaran COVID-19, Saudi Perketat Pengawasan Terhadap Kurir Makanan

 

Al-Aly mengatakan bahwa jumlah kasus virus corona di Kerajaan cenderung meningkat. Namun, pemeriksaan laboratorium harian kementerian untuk melawan penyebaran virus juga akan meningkat.

"Ini adalah langkah awal ke arah yang positif untuk mengelola penyebaran dan membatasi pandemi. Ketika kami memperluas pengujian kami, kami berharap untuk mencapai kasus lebih awal dan menahan penyebaran pandemi," katanya. 

Al-Aly mengatakan bahwa pengujian dini dapat mengidentifikasi kasus sebelum gejala muncul, yang membantu untuk mengekang penyebaran virus. "Dengan meningkatnya pemeriksaan, jumlah kasus diperkirakan akan meningkat, tetapi ini merupakan peningkatan awal dan dalam arah positif dan menguntungkan untuk mengendalikan kasus dengan cara yang membatasi penyebaran pandemi," tambahnya. (Mr/arab news)

Responsive image
Other Article
Responsive image