:
:
News
Termasuk Salat Berjamaah, Ali Khamenei Larang Pertemuan Publik Selama Bulan Ramadhan

gomuslim.co.id - Iran menjadi salah satu Negara Timur Tengah yang terdampak virus corona (COVID-19) cukup parah. Beragam upaya dilakukan untuk pencegahan penyebaran virus, termasuk yang berkaitan dengan ibadah. 

Baru-baru ini, Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa pertemuan massa di Republik Islam Iran mungkin dilarang selama bulan Ramadhan saat pandemi virus corona belum mereda, Kamis (9/4/20),

 

Baca juga:

12 Pejabat Iran Jadi Korban Meninggal Virus Corona

 

Ali Khamenei menyampaikan komentarnya dalam pidato yang disiarkan televisi ketika Iran mencoba untuk memulai kembali kegiatan ekonominya, setelah terdampak salah satu wabah terburuk di dunia.

"Dengan tidak adanya pertemuan publik di bulan Ramadhan termasuk salat, ceramah dan sebagainya, bahwa kita tahun ini kehilangan itu, kita harus menciptakan perasaan yang sama dalam kesepian kita," kata Khamenei seperti dilansir dari publikasi Arab News, Jumat (10/4/2020).

Ramadhan akan dimulai pada akhir April 2020 dan berlangsung hingga Mei 2020. Pejabat publik belum membahas rencana untuk bulan suci Ramadhan.

Sementara itu, di Iran kasus positif terinfeksi virus corona telah mneyentuh angka 66 ribu lebih, dan kasus kematian di angka empat ribuan, dan 32 ribuan berhasil disembuhkan. (Mr/arabnews)

 

Baca juga:

Iran Klaim Temukan Obat Virus Corona, Begini Hasil Pasien yang Diuji Coba

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store