:
:
News
Umat Muslim di Afrika Selatan Ini Minta Pemerintah Longgarkan Lockdown

gomuslim.co.id – Kelompok Mujlisul Ulama dan Jamiatul Ulama di Afrika Selatan meminta kepada pemerintah agar bisa melonggarkan peraturan lockdown. Mereka berharap agar pemerintah juga mengizinkan kembali aktifitas di masjid untuk beribadah.

Tim Hukum Kelompok Muslim, Zehir Omar Attorneys mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim surat permohonan kepada Menteri Pemerintahan Koperasi dan Urusan Tradisional, Nkosazana Dlamini Zuma dan Presiden, Cyril Ramaphosa agar peraturan lockdown bisa ditinjau kembali.

Meski kedua kelompok tersebut bersikeras agar kebijakan lockdown sedikit dilonggarkan, namun umat Islam lainnya juga tetap bersikeras bahwa menjaga jarak sosial harus dipertahankan guna mencegah penularan wabah pandemi COVID-19 yang saat ini masih mengancam manusia.

 

Baca juga:

Pesepakbola Muslim Ini Sumbang Rp 747,8 juta untuk Penanganan Corona di Senegal

Sementara itu, Zuma baru-baru ini mengumumkan amandemen terhadap peraturan yang mencakup individu-individu tertentu yang diizinkan untuk berpindah antar provinsi, metropolitan, dan wilayah distrik untuk tujuan pengangkutan mayat untuk tujuan penguburan. Zuma menambahkan bahwa larangan saat ini untuk 50 orang menghadiri pemakaman masih beroperasi.

Menurut surat dari perwakilan organisasi, peraturan lockdown tersebut telah menyebabkan depresi spiritual bagi umat Islam yang berdampak pada pikiran dan hati mereka. Perwakilan hukum kelompok itu juga telah mengungkapkan dalam surat itu bahwa mereka memiliki tidak kurang dari 20 masjid dan beberapa ribu jamaah yang berlokasi di masjid-masjid ini di berbagai bagian negara.

Surat itu menunjukkan bahwa masjid tidak akan ramai selama shalat lima waktu mereka karena hanya sedikit jamaah yang akan hadir. “Doa berlangsung selama sekitar 30 menit, setelah semua penyembah bubar. Tidak ada keramaian seperti yang terjadi di toko-toko kelontong atau toko-toko kelontong, pangkalan taksi, di taksi dan di mal-mal seperti yang terlihat dalam beberapa hari terakhir,” bunyi surat itu seperti dilansir dari publikasi IOL.co.za, Rabu (8/4/2020).

Tak hanya kelompok umat muslim, bahkan Partai Demokrat Kristen Afrika (ACDP) juga meminta pemerintah untuk melonggarkan peraturan tentang gereja. (mga/IOL)

 

Baca juga:

Lembaga Islam di Afrika Selatan Bantu Pulangkan 700 Mahasiswa dari 59 Negara

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store