:
:
News
Meski Beda Agama, Orang Tua Mualaf Ini Temani Anak Ikrarkan Syahadat

gomuslim.co.id - Situasi pandemi corona (COVID-19) yang belum menunjukkan tanda-tanda sirna, tidak menyurutkan niat suci Septaria Anani melangkahkan kaki sowan kepada Bupati Pringsewu, KH Sujadi di pekon Gemahripah Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Lampung, Ahad (5/4/2020).

Kedatangan perempuan yang berprofesi Bidan ke kediaman Bupati ini betujuan agar ia dibimbing mengikrarkan dua kalimat syahadat sebagai tanda masuk agama Islam. KH Sujadi yang juga Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pringsewu membimbing Septaria bersyahadat. 

Septaria Anani asal pekon Gumukmas sejak lahir memeluk agama Katolik, kini ia memantapkan hati menjemput hidayah Allah SWT, dengan kesadaran sendiri, restu dari kedua orang tuanya dan tanpa tekanan dari pihak lain berpindah keyakinan memeluk agama Islam.

Orang tua Septaria, Slamet menitipkan putrinya untuk dididik dengan Islam Ahlussunah wal Jamaah. Ia tidak ingin putrinya terkena paham Islam radikal yang saat ini sudah menyebar di berbagai daerah.

 

Baca juga:

Kuasai 14 Bahasa, Begini Kisah Pemuda Tionghoa yang Mimpi Lihat Kakbah dan Jadi Mualaf

 

Walaupun berbeda agama dengan dirinya, Slamet mengaku merestui dan mendukung keputusan putrinya tersebut. "Titip kepada semua yang di sini untuk dididik Islam di Nahdlatul Ulama," kata Slamet

Sementara dalam kesempatan tersebut, KH Sujadi mengingatkan Septaria dengan dua buah ayat Al-Qur’an yakni QS. Ali Imran: 19 dan QS. Al-Baqarah: 256. Dalam ayat yang pertama ditegaskan bahwa agama yang diridhai oleh Allah SWT hanyalah agama Islam. "Laa ikraaha fiddin. Tidak ada paksaan untuk memasuki agama Islam," kata Abah Sujadi kepada Septaria.

Abah Sujadi berharap, Septaria dapat lebih memperdalam agama Islam dan belajar dengan baik sehingga mampu menjadi muslimah yang baik pula. Untuk menandainya, ia pun memberikan mukena dan buah kurma dengan harapan Septaria bisa menjalankan kewajiban seorang muslimah dengan istikamah.

Selain itu, berstatus sebagai mualaf (orang yang baru masuk Islam), Septaria juga mendapat zakat dari Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pringsewu. Zakat sebesar 1 juta rupiah ini diserahkan langsung oleh Manager Eksekutif LAZISNU Pringsewu, Kabul Muliarto.

 

Baca juga:

Begini Kisah Mantan Ketua Geng Motor yang Masuk Islam di Balik Jeruji Besi

 

Kabul mengatakan bahwa dalam fikih Islam, mualaf merupakan satu dari delapan asnaf yang berhak mendapat zakat. LAZISNU Pringsewu sendiri senantiasa istikamah memberi zakat kepada para mualaf seperti pada bulan lalu, memberikan zakat saat ada yang masuk Islam di Kantor NU Pringsewu.

Ia berharap zakat ini menjadi keberkahan tersendiri bagi para muzakki (orang yang berzakat) melalui LAZISNU Pringsewu dan juga bagi para mualaf. (Mr/NUOnline/nupringsewu)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store