:
:
News
Bilik Disinfektan Hasil Produksi Pesantren Ini Diminati Instansi Pemerintah dan Rumah Sakit

gomuslim.co.id - Pondok Pesantren di Kota Malang melakukan ikhtiar untuk melawan COVID-19 dengan memproduksi bilik disinfektan. Menariknya, alat yang diproduksi tersebut banyak dilirik berbagai instansi pemerintahan hingga rumah sakit di Jawa Timur.

Beberapa pondok pesantren yang memproduksi bilik disinfektan khusus itu diantaranya Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh dan Pondok Pesantren Al-Hikam Malang. Alat yang diproduksi itu digunakan di lingkungan pondok hingga beberapa instansi dan Masjid.

 

Baca juga:

Ustaz Adi Hidayat Sumbang Bilik Disinfektan ke RS Rujukan Pasien COVID-19

 

Pengelola Ponpes Bahrul Maghfiroh, Prof. M. Bisri menyampaikan, produksi alat penangkal COVID-19 yang kemudian disebut sebagai Bilik Sikat Corona (Sico) itu bermula dari diskusi yang dilakukan bersama Wali Kota Malang Sutiaji. Dalam diskusi tersebut, Sutiaji menginginkan agar ada alat yang bisa dimanfaatkan di Kota Malang sebagai bentuk perlindungan.

"Lalu saya menghubungi teman Teknik Mesin. Lalu muncullah ide membuat bilik yang kemudian dinamai Bilik Sico oleh pak Wali. Bilik tersebut terinspirasi dari Vietnam yang memiliki alat serupa," kata Prof Bisri, Rabu (1/4/2020).

Lantaran dinilai efektif, alat tersebut kemudian diproduksi dengan jumlah banyak. Pemerintah Kota Malang sendiri memesan 50 Bilik Sico untuk diletakkan di instansi pemerintahan Kota Malang, tempat umum, hingga pasar.

Mantan Rektor Universitas Brawijaya (UB) tersebut menyampaikan, Bilik Sico diharapkan untuk banyak dipasang di pasar. Dengan harapan, pasar tetap bisa beroperasi sebagaimana mestinya mengingat pasar merupakan roda perekonomian masyarakat. "Hari ini kami kirimkan dua bilik, harapannya dipasang di pasar agar pasar tetap beroperasi," imbuhnya.

Selain memenuhi permintaan Pemerintahan Kota Malang, saat ini pihaknya juga mendapat banyak pesanan dari instansi pemerintah di luar Kota Malang. Salah satunya Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah dikirim beberapa saat lalu.

 

Baca juga:

Ini Cara Unik Jamaah Masjid Pathok Negoro Sleman Tolak Bala Corona

 

Selain itu, juga banyak rumah sakit yang membuat permintaan. Baik rumah sakit di dalam Kota Malang, Kota Batu, maupun daerah lain di Jawa Timur seperti Kota Blitar.  "Inginnya kami mengirim di Kota Malang saja dan dibuatkan contoh agar ditiru daerah lain, tapi ternyata banyak yang ingin dibuatkan," imbuhnya.

Anggaran untuk membuat bilik Sico sendiri menurutnya terbilang sangat murah, yaitu senilai Rp 3 juta saja. Sehingga banyak instansi yang membutuhkan untuk memesan langsung. "Ini bukan untuk dibisniskan. Permintaan dari rumah sakit banyak, maka kami utamakan," jelas Prof Bisri. (Mr/jatimtimes)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store