:
:
News
Tekan Penyebaran Corona, UEA Perpanjang Program Pembersihan Fasilitas Publik

gomuslim.co.id – Uni Emirat Arab (UEA) memperpanjang jam malam untuk membersihkan tempat-tempat umum hingga 5 April 2020 mendatang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran COVID-19.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kementerian Kesehatan UEA pada Sabtu (29/3/2020) kemarin. Rencana untuk membersihkan tempat-tempat umum menjadi bagian dari upaya untuk mengatasi wabah penyakit coronavirus (COVID-19) dan sedang diimplementasikan antara jam 8 malam hingga jam 6 pagi setiap hari.

Rencana tersebut telah dimulai sejak 26 Maret dan hari ini, 29 Maret 2020. "Kita semua berharap bahwa semua orang, warga negara, penduduk dan pengunjung, akan tinggal di rumah selama periode ini," ujar seorang juru bicara Kementerian Kesehatan, Farida Al-Hosani seperti dilansir dari publikasi Arab News, Ahad (29/3/2020).

 

Baca juga:

Pasca Lockdown, Kasus Baru Virus Corona di Saudi Menurun

 

UAE sendiri telah melaporkan dua kematian akibat pandemi dari 468 orang yang terinfeksi. Menurut peraturan baru, siapa pun yang kedapatan melanggar tindakan pencegahan akan didenda hingga $ 13.600.

Berdasarkan laporan dari kantor berita negara WAM, Undang-undang baru juga menguraikan hukuman, mulai dari denda sebesar $ 136 bagi mereka yang melanggar aturan dari beberapa lembaga pemerintah seperti Departemen Kesehatan dan Pencegahan dan Kementerian Dalam Negeri.

Beberapa pelanggaran yang bisa dihukum diantaranya mereka tidak mematuhi instruksi karantina rumah, menolak wajib rawat inap, mengunjungi ruang publik tertutup, serta perjalanan yang tidak perlu.

Kementerian Dalam Negeri UEA juga telah ditugaskan untuk memantau publik selama pandemi, dan memastikan orang-orang mengikuti langkah pencegahan penyebaran virus corona.

Selanjutnya, Abu Dhabi juga telah mengaktifkan situs web di mana penduduk dapat mengirim permintaan untuk meninggalkan rumah mereka untuk tujuan penting, selama program sanitasi yang diberlakukan oleh UEA.

Orang-orang yang bekerja di sektor-sektor medis dan farmasi, bandara dan imigrasi, dan pompa bensin, akan diizinkan meninggalkan rumah mereka dan tidak diharuskan untuk mengajukan permintaan. Namun, mereka diharuskan membawa dokumen identitas pekerja untuk keperluan verifikasi. (mga/ArabNews)

 

Baca juga:

Konfirmasi Kematian Pertama COVID-19, Saudi Larang Warganya Lakukan Pertemuan Kecil

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store