:
:
News
Bank Islam Turki Lampaui Pertumbuhan Bank Konvensional di Tengah Pandemi Corona 

gomuslim.co.id – Merebaknya COVID-19 yang dimulai sejak akhir Desember 2019 membuat banyak kekhawatiran di segala bidang, tak terkecuali pertumbuhan ekonomi. Memasuki awal tahun 2020, kekhawatiran pandemi corona sudah menimbulkan risiko penurunan kualitas aset bank dan profil kredit. Hal itu menunjukkan kinerja profitabilitas perbankan partisipasi mengalami penurunan kualitas aset dan tekanan pada pembiayaan.

Namun, berdasarkan Laporan Fitch Ratings menyatakan pertumbuhan perbankan partisipasi di Turki telah melampaui pertumbuhan bank konvensional dalam beberapa tahun terakhir seiring volatilitas pasar keuangan.

Lembaga pemeringkat kredit internasional itu menyebutkan, porsi bank partisipasi atau umumnya dikenal sebagai bank Islam di Turki dari sisi aset masih kecil. Namun mampu tumbuh secara konsisten, bahkan melampaui pertumbuhan bank konvesional pada tahun ini. "Volatilitas pasar meningkat meskipun pertumbuhan telah turun," ungkap Fitch Ratings seperti dilansir dari publikasi Dailysabah, Kamis (26/3/2020).

 

Baca juga:

BI Sebut Prinsip Syariah di Aceh Jadi Daya Tarik Investasi dan Cegah Korupsi

 

Aset perbankan syariah di Turki dinilai akan berlipat ganda dalam 10 tahun ke depan karena inisiatif pemerintah yang mendorong pertumbuhan sektor ini. Pemerintah Turki mendirikan tiga bank syariah milik negara baru sejak 2015 hingga 2019 guna memperluas akses dan meningkatkan persaingan.

Adapun porsi bank partisipasi dari sisi aset baru sebesar 6,3 persen pada akhir 2019, sementara target pemerintah sebesar 15 persen pada 2025. "Prospek jangka menengah untuk segmen ini didukung oleh perluasan jaringan bank syariah milik negara, prospek pertumbuhan Turki, dan demografi yang menguntungkan populasi mayoritas Muslim," tulis Fitch Ratings.

Pada Februari tahun lalu, Badan Regulasi dan Pengawasan Perbankan negara (BDDK) memberikan lisensi perbankan kepada Turkiye Emlak Katilim Bankası (Emlak Bank), menjadikan jumlah bank syariah sebagai bank partisipasi lokal. Ada lima bank syariah lainnya adalah Ziraat Bankasi dan Vakif Bank yang dikendalikan oleh negara bersama dengan Albaraka Turk, Kuveyt Turk, yang mayoritas dimiliki oleh Kuwait Finance House dan Turkiye Finans.(mga/Dailysabah)

 

Baca juga:

Wapres KH Ma'ruf Amin Terima Gelar Kehormatan 'Bapak Ekonomi Syariah Indonesia'

Responsive image
Other Article
Responsive image