:
:
News
Terkait Corona, Ustaz Felix Siauw Dukung Fatwa MUI Salat di Rumah

gomuslim.co.id - Ustadz Felix Siauw mendukung fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait ibadah di rumah saat pandemi virus corona (COVID-19) melanda Tanah Air. Menurutnya, salat berjamaah adalah ibadah yang sangat istimewa, hukumnya bisa berubah menjadi makruh bahkan haram ketika seseorang menderita penyakit menular.

“Apa yang bisa mengubah hukum shalat berjama'ah yang tadinya sunnah menjadi haram? Fakta. Darimana fakta ini? Dari para ahli, sebab mereka yang lebih tahu,” tulis Felix seperti dilansir dari akun instagramnya @felix.siauw, Kamis (19/3/20).

 

Baca juga:

Aa Gym Ajak Masyarakat Ikuti Fatwa MUI, Salat di Rumah untuk Cegah Corona

 

Felix menjelaskan, bukan Islam yang berubah, tapi fakta yang dihukumi yang berubah, karena itu berubah pula hukum flkihnya. Dia mengatakan, Islam tak pernah menutup diri dari fakta. ltulah tugas ulama, mendalami fakta yang disajikan ahli, lalu menghukumi dengan dalil yang paling tepat.

“Namanya fatwa itu, jika benar pahalanya 2, jika salah pahalanya 1. Artinya, ketika ulama sudah memfatwakan, dalam situasi pandemi COVID-19 ini, umat muslim diminta untuk shalat di rumah untuk social distancing, ya itu hukum fikih,” ucap dia.

Felix pun meminta umat Islam mengikuti fatwa tersebut dan tidak membenturkan dengan dalil salat berjamaah. Menurut dia, sebaran tulisan “harus tetap ke masjid”, atau “tetap hidupkan sunnah”, atau “lebih takut neraka atau corona”, tidak tepat.

“Ada yang bilang, ‘Tapi kita kan enggak kena COVID-19?!’. Masalahnya ini pandemi, dan kalau sudah sampai titik itu, kita harus ambil tindakan pencegahan paling ekstrem,” tuturnya.

Menurut dia, pencegahan ekstrem artinya menganggap semua orang sudah terinfeksi corona. Dengan tindakan itu, masyarakat bisa mencegah dan memutus infeksi, membantu para tenaga profesional kesehatan

Minimal, kata Felix, mengurangi berkumpul dalam acara apapun sudah ikut serta mengurangi potensi penyebaran Covid-19. Bahkan mengurangi angka kematian akibat virus yang mudah menyebar itu.

 

Baca juga:

Wabah Corona, Habib Rizieq Minta Jamaah Liburkan Sementara Kegiatan Majelis

 

“Ada yang bilang juga ‘tapi mati sudah takdir, terinfeksi Covid juga takdir, mau dihindari kalau sudah takdir gimana? Mau berjamaah kalau belum takdir juga enggak kena’. Wow. ltulah kenapa ikut kajian itu perlu, hingga kita berislam itu bisa semakin baik dari waktu ke waktu,” ujar dia.

Dia menyimpulkan, umat Islam tidak boleh menganggap tetap salat berjamaah di tengah wabah corona sebagai “lebih beriman'”. Ulama lebih mengetahui hukum fikih, maka masyarakat tinggal mengikuti fatwa tersebut.

“Berdoa terus, semoga keadaan ini membuat kita lebih taat pada Allah, sampai Allah angkat musibah ini, dan kita bisa Ianjut salat jamaah dan kajian lagi,” ucap Felix Siauw. (Mr/detik)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store