:
:
News
Bantu Negara-Negara Anggota, IDB Siapkan Dana $ 730 Juta untuk Atasi Dampak COVID-19

gomuslim.co.id - Islamic Development Bank (IDB) menyiapkan dana 'Kesiapsiagaan Strategis dan Fasilitas Respon' (SPRF) sebesar $ 730 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu Negara-negara anggota dalam mengurangi dampak sosial-ekonomi dari wabah Corona atau COVID-19.

Dalam pernyataannya, pendanaan SPRF akan menargetkan intervensi yang berfokus pada kesiapsiagaan darurat dan respon untuk mengekang dan mengandung penyebaran COVID-19.

“Selain itu pendanaan SPRF juga untuk meminimalkan dampak sosial-ekonomi dari pandemi terutama pada kaum miskin, dan untuk membangun ketahanan negara-negara anggota dalam menanggapi wabah. dan pandemi,” demikian pernyataan IDB seperti dilansir dari publikasi Salaam Gateway, Rabu (18/3/2020).

Lembaga keuangan pembangunan multilateral yang berbasis di Jeddah itu menyebut fasilitas SPRF untuk sektor publik dan swasta. Dana sebesar $ 280 juta dari Bank dan Dana Solidaritas Islam untuk Pembangunan untuk proyek dan program berdaulat, $ 300 juta berasal dari International Trade Finance Corporation (ITFC) untuk pembiayaan perdagangan, dan $ 150 juta dari ICIEC untuk perlindungan asuransi.

 

Baca juga:

Redam Penyebaran Corona, Pemerintah Malaysia Umumkan Lockdown Selama Dua Pekan

 

“Dukungan pembiayaan perdagangan ITFC harus dalam bentuk inisiatif respon cepat jangka pendek. Tujuannya agar memungkinkan negara-negara anggota dapat membeli peralatan dan suplai medis terkait kesiapsiagaan darurat COVID. Sementara dukungan jangka menengah agar memungkinkan MC dan UKM segera pulih dari dampak krisis,” kata IDB.

ICIEC akan menyediakan asuransi risiko kredit dan politik untuk mempertahankan impor komoditas strategis, perlindungan investasi, dan untuk meminimalkan volatilitas.

“Fasilitas [SPRF] akan mendukung penguatan sistem kesehatan, pendanaan kesiapsiagaan epidemi nasional dan rencana respons, kesadaran dan pendidikan masyarakat, pengawasan penyakit, pengumpulan dan analisis data, penyediaan layanan sosial yang berkelanjutan, penyediaan jaring pengaman sosial, dan mendukung kegiatan sektor swasta,” paparnya.

Pendanaan akan diperpanjang dalam bentuk hibah, sumber daya lunak, pembiayaan perdagangan, pinjaman sektor swasta dan cakupan asuransi politik dan risiko.

IDB mengatakan akan berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan dalam memberikan dukungan bantuan teknis untuk pengembangan solusi inovatif guna mencegah dan menahan pandemi, di bawah Program Sains, Teknologi, dan Inovasi. (jms/salaamgateway)

 

Baca juga:

12 Pejabat Iran Jadi Korban Meninggal Virus Corona

 

Responsive image
Other Article
Responsive image