:
:
News
Cegah Virus Corona, Gontor Tetapkan Lockdown Pesantren

gomuslim.co.id  – Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengeluarkan maklumat terkait penyebaran virus corona yang mulai merambah Tanah Air. Gontor tidak memulangkan para santrinya ke rumah masing-masing, melainkan memilih untuk lockdown.

Ada 10 langkah yang dilakukan pondok yang salah satunya melarang kunjungan wali santri atau tamu lainnya hingga batas waktu yang belum ditentukan. Langkah tersebut diambil demi meindungi santri, guru Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI), serta Keluarga Besar Pondok PMDG dari risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan pesantren.

Dalam maklumat yang ditandatangani langsung Pimpinan Pondok Kiai Haji (KH) Hasan Abdullah Sahal, salah satunya berisi soal meningkatkan kebersihan area pondok dan meminta santri untuk menjaga wudu. Selain itu, pengiriman paket kepada santri dari para orang tua untuk sementara juga disetop.

Berikut 10 maklumat PMDG tertanggal 20 Rajab 1441 atau 15 Maret 2020:

1. Melarang kunjungan wali santri dan tamu sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

2. Jika terpaksa menerima tamu, maka harus diadakan pengecekan suhu dengan thermometer gun, serta  sterilisasi ringan dengan hand sanitizer atau desinfektan.

3. Melarang penerimaan paket dalam bentuk apapun dari wali santri. Adapun terpaksa menerima, maka perlu disterilkan dengan desinfektan.

4. Melakukan penjagaan di pintu masuk pondok selama 24 jam.

5. Menyediakan dan mendistribusikan:

  • Desinfektan, hand sanitizer, serta thermometer gun di tempat-tempat yang dianggap perlu.
  • Masker bagi yang sakit.

6. Melarang santri dan guru untuk melakukan perjalanan ke luar pondok.

7. Mengintensifkan pengawasan terhadap kondisi santri, guru, karyawan yang sakit dengan melibatkan tenaga kesehatan pondok yang ada.

8. Menghindari kontak fisik langsung (salaman, berpelukan, cium tangan, kegiatan massal, dll).

9. Meningkatkan kebersihan dengan menjaga wudu dan mencuci tangan dengan sabun.

10. Membaca doa terhindar dari penyakit menular sebagai bentuk ikhtiar agar terhindar dari penyakit tersebut. (Mr/indonesiainside)

Responsive image
Other Article
Responsive image