:
:
News
Hentikan Penyebaran Corona, Brunei Stop Sementara Kegiatan di Masjid

gomuslim.co.id – Sebagai upaya menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19, Dewan Agama Islam Brunei (MUIB) membuat fatwa menghentikan sementara kegiatan di masjid, taklim, dan gedung keagamaan selama satu pekan, terhitung hingga Senin (23/3/2020) mendatang.

Fatwa tersebut diumumkan oleh Menteri Agama Brunei, Awang Badaruddin. "Dengan persetujuan Raja Brunei Hassanal Bolkiah, MUIB sesuai dengan saran dari Departemen Kesehatan dan berdasarkan hukum Syarak yang berkaitan dengan fatwa, masjid, taklim dan gedung keagamaan akan ditutup selama satu pekan," ujar Awang seperti dilansir dari publikasi Borneo Bulletin, Selasa (16/3/2020).

 

Baca juga:

Malaysia Jadi Negara dengan Pasien Corona Tertinggi di Asia Tenggara

 

Ia mengatakan, sebelum periode seperti itu berakhir, MUIB akan menilai situasi terkait wabah ini. Awang juga mengatakan, selama penutupan, mereka akan melakukan proses pembersihan secara bertahap sesuai dengan jadwal.

Salat berjamaah, termasuk salat Jumat pada 20 Maret mendatang juga akan ditangguhkan selama periode itu. "Namun, adzan masih akan terdengar dan urusan masjid harus berfungsi seperti biasa," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, antara salat maghrib dan isya serta sebelum salat Jumat, jamaah dapat berdoa tolak bala untuk melindungi bangsa dari musibah. "Doa tambahan semacam itu juga bisa diadakan di rumah dan tidak hanya di masjid," tambahnya.

Selain itu ia juga berpesan, jika pasien Covid-19 meninggal, para imam harus segera dihubungi untuk menghindari kerumunan besar. Pakaian yang tepat juga harus dipakai untuk mencegah penyebaran virus. Menteri Kesehatan, Mohd Isham mengatakan ini juga berlaku untuk kuil dan gereja di negara itu selama satu pekan. (mga/BorneoBulletin)

 

Baca juga:

Upaya Cegah Corona, Dewan Muslim Inggris Imbau Jamaah Agar Tetap di Rumah

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store