:
:
News
Ulama Al-Azhar Keluarkan Fatwa Hentikan Sementara Salat Jumat dan Salat Jamaah

gomuslim.co.id - Berita virus Corona semakin hari semakin menjadi perhatian warga dunia. Hal ini disebabkan karena virus tersebut menular dengan sangat cepat. Penularan virus ganas itu disebabkan karena berjabat tangan, bahkan hanya dalam pandangan mata.

Karena itu, Ikatan Ulama Besar al-Azhar menetapkan kebolehan secara syariat untuk tidak melakukan salat Jumat dan salat jamaah dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona (Covid 19). Pengumuman disampaikan melalui akun facebook Al-Azhar Al-Syarief.

 

Baca juga:

Cegah Penyebaran Corona, Masjid Agung Sheikh Zayed Ditutup Sementara

 

Keputusan ini diambil saat rapat bersama Haiah Kibaril Ulama al-Azhar (Ikatan Ulama Besar al-Azhar) pada hari Ahad (15/3) waktu Mesir. Fatwa kebolehan untuk tidak menyelenggarakan salat Jumat dan salat jamaah ini didasarkan pada kepentingan dan kemaslahatan bersama, tentunya dalam rangka mencegah penularan virus Corona.

“Keputusan ini diambil setelah mengamati bahwa penyebaran virus Corona berlangsung dengan cepat hingga menjadi wabah global (pandemi),” rilis Al-Azhar melalui Facebook dan Twitternya.

Para ulama juga menganjurkan bagi orang-orang yang sedang sakit maupun kelompok lansia untuk tetap tinggal di rumah dan mematuhi imbauan dari otoritas kesehatan di masing-masing daerah.

Menurut ulama al-Azhar, salah dua udzur yang memperbolehkan seseorang meninggalkan salat Jumat dan salat jamaah adalah ketakutan dan sakit. Salah satu dalil nash yang dijadikan acuan adalah hadis riwayat Abu Dawud yang menjelaskan bahwa menurut Rasulullah SAW, udzur salat adalah sakit dan takut.

Selain itu para ulama juga menqiyaskan dengan dalil lain dalam hadis al-Bukhari bahwa Rasulullah SAW juga pernah meminta orang untuk keluar dari masjid dan salat di rumah saja karena ia baru saja makan bawang, sedangkan baunya dapat mengganggu orang lain.

 

Baca juga:

Empat Masjid di Burton Inggris Imbau Jamaah Tak Berpelukan dan Salaman Usai Salat

 

“Dari Jabir bin Abdullah RA sesungguhnya Nabi SAW bersabda, “Orang yang makan bawang putih atau bawang merah, maka jauhkanlah diri kalian dari kami (dalam riwayat lain: dari masjid kami), dan menetaplah di rumah.” (H.R al-Bukhari)

Para ulama al-Azhar juga menghimbau kepada para muadzin untuk tetap mengumandangkan adzan dan menambahkan kalimat “Shallu fi buyutikum”. Artinya “salatlah dirumah kalian”.

Walaupun demikian, para ulama al-Azhar tetap menghimbau kepada para masyarakat untuk tetap beribadah kepada Allah dan berdzikir di rumah masing-masing dalam rangka memohon kepada Allah Swt agar segera menghentikan wabah yang sedang jadi pandemi ini. (Mr/islami)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store