:
:
News
Turki Karantina 10 Ribu Jamaah yang Baru Pulang Umrah

gomuslim.co.id Pemerintah Turki mengkarantina 10 ribu jemaah yang baru kembali dari Arab Saudi setelah melaksanakan ibadah umrah. Karantina dilakukan sejak para jemaah kembali pada Sabtu (14/3/2020) untuk meminimalisir penyebaran virus Corona.

Menteri Kesehatan Turki, Fahrerin Koch mengatakan satu orang jemaah yang kembali dari ibadah umrah pada pekan lalu dinyatakan positif COVID-19. Untuk itu, seluruh jamaah yang kali ini baru kembali dari Arab Saudi akan terlebih dahulu dikarantina di ibu kota Ankara.

 

Baca juga:

Khawatir Corona, Mesir Batalkan Perayaan Isra Mi'raj Tahun Ini

 

"Semua penumpang yang baru kembali dari umrah semalam (Sabtu) akan ditempatkan di orang terpisah untuk dikarantina di asrama mahasiswa di ibu kota Ankara dan dekat provinsi Konya. Bagi siapa pun yang dicurigai terinfeksi virus corona akan dirawat di rumah sakit segera setelah mereka dites ulang" kata Koch seperti dilansir dari publikasi Anadolu Agency, Senin (16/3/2020). 

Sebelumnya, Kerajaan Arab Saudi menyatakan sejak 27 Februari 2020 akan menghentikan sementara aktivitas umrah sepanjang tahun 2020. Pemerintah Turki sendiri di hart yang sama mulai menghentikan mengirim jamaah umrah.

Turki hingga saat ini mencatat 18 orang yang dinyatakan positif virus Corona. Ankara mengatakan akan mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk menghadapi penyebaran virus yang berawal dari Wuhan, China ini.

"Kami menerapkan protokol pemantauan secara ketat di perbatasan darat dan laut, di samping langkah pemantauan yang sudah ketat di bandara," ujar Fahrettin Altun, ajudan senior Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Sebagai upaya menekan laju penyebaran virus corona, Turki telah mengeluarkan larangan bepergian ke 15 negara berisiko tinggi termasuk Italia, Prancis, Jerman, dan China.

 

Baca juga:

Tiru Saudi, Mesir Batasi Ibadah di Masjid Karena Corona

 

Di samping itu, pemerintah sementara melarang klub malam, bar, dan diskotek beroperasi mulai Senin (16/3). Kegiatan olahraga hingga April diminta untuk berlangsung tanpa dihadiri suporter demi menekan kemungkinan laju penyebaran virus Corona. Sekolah akan ditutup selama dua minggu terhitung mulai hari ini. Sementara universitas akan diliburkan selama tiga pekan. (Mr/Anadolu)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store