:
:
News
Arab Saudi Umumkan 24 Kasus Baru COVID-19

gomuslim.co.id - Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan bahwa 24 kasus baru virus Corona (COVID-19) telah terdeteksi pada hari Jumat (13/3/2020). Dengan demikian total kasus COVID-19 di Kerajaan menjadi 86, dengan satu pemulihan dilaporkan.

Beberapa diantaranya adalah seorang wanita Saudi yang melakukan perjalanan ke Prancis telah dikarantina di Riyadh. Begitu pula seorang pria Saudi yang melakukan perjalanan ke Italia yang sekarang dikarantina di Qatif.

Dilansir dari publikasi Arab News, Sabtu (14/3/2020), Kementerian menyebutkan bahwa tujuh orang lainnya pernah berhubungan dengan orang yang telah dinyatakan positif Corona. Ketujuhnya sudah diisolasi di wilayah Provinsi Timur.

14 Warga Mesir dan satu warga negara Bangladesh juga telah terinfeksi setelah melakukan kontak dengan orang positif Corona yang diumumkan sebelumnya. Mereka sudah dikarantina di Makkah.

Sebagian besar kasus yang baru terkait dengan perjalanan atau transit ke Negara-negara yang mencatat penyebaran virus. Karena itu, Kementerian menyerukan siapa saja yang baru-baru ini mengunjungi Negara tempat virus Corona menyebar untuk segera menghubungi pusat layanannya dengan menelepon nomor bebas pulsa, 937.

 

Baca juga:

Saudi Hentikan Kedatangan WN Asing dari 51 Negara, Termasuk Indonesia

 

Kementerian juga mengimbau kepada orang-orang yang tiba di Kerajaan pada atau setelah tanggal-tanggal ini dari Negara-negara berikut untuk mengisolasi diri guna mencegah penyebaran virus Corona;

28 Februari dan selanjutnya: Cina, Jepang, Korea Selatan, Italia, Turki, Singapura, Mesir, Irak, Libanon, Iran, Suriah.

8 Maret dan selanjutnya: Prancis, Spanyol, Indonesia, Swiss, Jerman.

11 Maret dan selanjutnya: Austria, Denmark, Inggris, AS, Belanda, Norwegia, Swedia.

Juru bicara Kementerian Kesehatan menuturkan bahwa pihaknya melanjutkan langkah-langkah pencegahan pada tingkat tertinggi, termasuk penyelidikan epidemiologis.

Dikatakan lebih dari 600.000 penumpang telah diperiksa dan disortir melalui pelabuhan dan lebih dari 4.800 pemeriksaan laboratorium lanjutan atas kasus yang diduga telah dilakukan di laboratorium nasional. (jms/arabnews)

 

Baca juga:

Ini Gambaran Ibadah Muslim Dunia Saat Virus Corona Melanda

Responsive image
Other Article
Responsive image