:
:
News
Ini Kata Sekjen MUI Soal Penimbunan Masker saat Wabah Corona Melanda

gomuslim.co.id – Kasus penimbunan masker semakin marak terjadi di tengah menyebarnya wabah virus Corona di Indonesia. Aksi penimbunan masker ini pun meresahkan masyarakat, khususnya di kalangan ekonomi menengah ke bawah karena keberadaan masker yang semakin langka dan harganya kian tinggi.  

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menjelaskan bahwa dalam Islam, perbuatan menimbun barang dikenal dengan istilah ihtikar. "Kalau menimbun harta namanya ihtinas. Kalau menimbun barang namanya ihtikar. Dalam Islam, praktik ihtikar (menimbun barang) itu adalah sebuah praktik dan perbuatan yang sangat tercela," ujar Anwar, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya, Pemerintah Indonesia dalam hal ini pihak kepolisian harus menindak tegas penimpun barang, khususnya oknum masyarakat yang menimbun masker setelah munculnya virus Corona. "Pemerintah dalam Islam harus menindak orang yang melakukan praktik ihtikar itu karena praktik itu jelas merupakan praktik yang dapat menimbulkan bencana dan mara bahaya," ucapnya.

 

Baca juga:

Darurat Corona, Din Syamsuddin Minta Pemerintah Perketat Akses WNA Masuk Indonesia

 

Anwar menyebut, ketika oknum melakukan penimbunan masker, orang yang justru sangat membutuhkan akhirnya sulit mendapatkannya. Karena itu, perbuatan tersebut akan membuat masyarakat lainnya lebih mudah terjangkit virus Corona.

"Kemungkinan mereka akan terkena virus itu sangat tinggi sehingga akibatnya banyak orang yang sakit. Oleh karena itu, perbuatan itu sangat tidak baik," kata Ketua PP Muhammadiyah ini.

Sementara itu, Polda Metro Jaya dalam beberapa hari terakhir telah menindak oknum-oknum yang mencoba mengeruk keuntungan dari keresahan masyarakat terkait isu virus corona (Covid-19).

Penindakan ini antara lain menggerebek pabrik masker ilegal di gudang yang dijadikan pabrik masker di kawasan pergudangan Central Cakung Blok i No 11 Jalan Raya Cakung, Cilincing Km 3, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Lalu, kepolisian menggerebek sebuah gudang di Jalan Marsekal Surya Darma, Neglasari, Tangerang, karena diduga menjadi lokasi penimbunan masker. Polisi pun menyita 287 dus berisi masker. Kemudian, pihak kepolisian menyita 350 dus masker dalam penggerebekan sebuah apartemen di Grogol, Jakarta Barat.

Anwar pun mengapresiasi pihak kepolisian yang telah menangkap oknum yang memanfaatkan maraknya virus corona dengan menimbun masker.

"Saya sudah baca juga polisi sudah menangkap. Bahkan, ada pihak-pihak tertentu yang malahan maskernya kita butuh di dalam negeri justru dijual ke luar negeri. Itu jelas merupakan sebuah perbuatan bisnis yang tidak terpuji dan itu tidak boleh terjadi di negeri ini," pungkasnya. (hmz/republika)

 

Baca juga:

Waspada Corona, Ketua LPPOM MPU Aceh Ajak Masyarakat Indonesia Konsumsi Makanan Halal dan Baik

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store