:
:
News
Evaluasi Pembangunan Bidang Agama, BLAJ dan Kemenag Jambi Gelar FGD

gomuslim.co.id - Balai Litbang Agama Jakarta (BLAJ) bersama Kemenag Jambi mengadakan kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) dalam rangka mengevaluasi Rencana Strategis (Renstra) serta realisasi program-program di kanwil kemenag. Kegiatan FGD ini merupakan bagian dari pengumpulan data penelitian BLAJ 2020 tentang Evaluasi Pembangunan Bidang Agama Dalam Perspektif Pendidikan. 

Kegiatan ini dihadiri Kabag Tata Usaha Kemenag Jambi H Julan dan jajaran pejabat di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Jambi. Tim peneliti BLAJ yang hadir dalam kegiatan ini adalah Fikriya Malihah dan Moh Nurhadi.

H.A Rahman Sayuti, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf salah satu peserta dalam kegiatan FGD mengatakan kolaborasi ini merupakan salah satu upaya agar pencapaian Restra bisa optimal setiap tahunnya, hingga lima tahun ke depan.

 

Baca juga:

Kemenag Gelar Rapat Bahas Penundaan Umrah, Ini Hasilnya

 

“Litbang diharapkan bisa mengingatkan dan memberikan masukan yang bermanfaat mengenai langkah-langkah efektif bagi Kanwil Kemenag Provinsi dalam konsistensi pencapaian Renstra Kemenag RI mendatang,” ujar Sayuti.

Selain melakukan FGD dengan jajaran Kanwil Kemenag Jambi, peneliti BLAJ juga melakukan audiensi dengan Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh)  Jambi, Solman di Kanwil Kementerian Agama Jambi. Solman mengatakan beberapa program prioritas telah dilakukan oleh tim Pokjaluh Jambi. Salah satunya program pemberantasan buta aksara baca tulis Alquran bagi anak usia dini. 

Program ini lahir dari keprihatinan kelompok kerja penyuluh mengenai persentase melek huruf baca tulis Alquran di Jambi yang sangat dominan, khususnya anak usia dini. Dalam melakukan kegiatan ini, tim Pokjaluh berkolaborasi dengan da'i-da'i yang ditugaskan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kota dan kabupaten.

Selanjutnya Solman menginformasikan bahwa saat ini jumlah penyuluh non-PNS di Provinsi Jambi sebanyak 974 orang, melayani penyuluhan di 11 kabupaten dan kota.

 

Baca juga:

Kemenag Luncurkan Program Mubaligh Bersertifikat

 

Peneliti BLAJ kemudian melakukan audiensi dengan jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jambi. Kedatangan tim peneliti BLAJ disambut Wakil Ketua BAZNAS Jambi H. Prapto dan H.M.Ishak. Dari audiensi ini diketahui  BAZNAS Jambi telah melakukan pelaporan keuangan secara berkala setiap tahunnya.  Pada 2018 dan 2019 BAZNAS Jambi telah diaudit oleh akuntan publik dan menerapkan laporan keuangan yang transparan.

Prapto menjelaskan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi merupakan salah satu kunci sukses peningkatan jumlah zakat yang diterima BAZNAS Jambi setiap tahunnya.

"Saat ini BAZNAS Jambi rutin melakukan pembinaan dan mendistribusikan zakat di sembilan titik lokasi Suku Anak Dalam, dari 12 titik yang ada di Jambi," ungkap Prapto. (Mr/rls)

Responsive image
Other Article
Responsive image