:
:
News
Islamofobia di Eropa Makin Merebak, Gadis ini Justru Mantap Jadi Mualaf

gomuslim.co.id - Hidayah bisa datang kepada siapa saja dengan cara yang berbeda. Salah satunya seperti kisah Charlotte, seorang gadis berusia 25 tahun asal Belgia yang memeluk Islam setelah mempelajari Islam secara mandiri. Dia tumbuh di 6 Negara berbeda dan mengenal Muslim dari berbagai latar belakang yang tinggal di sekitarnya.

Dilansir dari mvslimfeed, Senin (3/2/20), Charlotte punya banyak teman Muslim dan mereka semua sangat baik dan peduli padanya. Dia juga sangat dekat dengan teman-temannya yang Muslim tetapi mereka (teman Charlotte) tidak pernah mengidentifikasi diri sebagai Muslim.

 

Baca juga:

Bemodal Rp 200 Juta, Mualaf Ini Bangun Musala Dua Lantai untuk Warga

 

Teman-temannya yang Muslim mengidentifikasi diri mereka sebagai orang Belgia atau sebagai manusia pada umumnya. Charlotte cukup sering memperhatikan Muslim, tetapi dia tidak pernah menganggap berteman dengan Muslim sebagai sebuah masalah. 

Charlotte belum pernah mendiskusikan agama Islam dengan teman-temannya yang Muslim. Jadi, ia pun mempelajari Islam hanya melalui media. Karena itulah, ia menggambarkan Islam dalam warna abu-abu.

Merebaknya Islamofobia di Eropa membuat Charlotte penasaran untuk mengetahui agama teman-temannya. Ia ingin tahu lebih jauh tentang apa itu Islam dan mengapa Islam selalu digambarkan secara negatif.

Karena teman-temannya tidak begitu religius, Charlotte tidak ingin bertanya kepada mereka. Satu-satunya pilihan yang terpikir olehnya adalah meneliti sendiri. 

Suatu ketika, dia mendapat Alquran dan mulai membaca halaman per halaman. Saat itu, dia tidak berfikir bahwa hal itu justru akan berefek mendalam pada hidupnya dan akan menjadi pengalaman yang sama sekali berbeda baginya.

Dia mulai membaca Alquran serta buku-buku sejarah Islam. Dari membaca itu, Charlotte semakin terbuka dan merasa hatinya tergugah. Ia merasakan hal berbeda dari sebelumnya.  

 

Baca juga:

Mimpi Masuk Islam, Gadis Ini Ikrarkan Syahadat

 

"Saya merasa takjub dengan semua yang telah saya pelajari. Betapa indahnya Islam. Betapa banyak harapan yang diberikan agama ini. Islam selalu memberikan hal-hal positif. Setelah banyak membaca tentang Islam, insting langsung berkata 'Wow, saya harus menjadi Muslim. Saya ingin menjadi Muslim'," tuturnya. 

Charlotte mengaku menderita beberapa masalah pribadi sebelum memeluk Islam. Namun, setelah memeluk Islam sebagian besar masalahnya selesai. “Islam membantu saya tetap tangguh ketika masalah datang. Saya menjadi lebih kuat dan tenang," tutupnya. (Mr/mvslimfeed)

Responsive image
Other Article
Responsive image