:
:
News
Saudi Stop Keluarkan Visa Turis untuk Negara Paling Parah Terdampak Virus Corona

gomuslim.co.id – Setelah pengumanan tentang pemberhentian sementara jemaah umrah, Kementerian Pariwisata Arab Saudi secara resmi kembali mengumumkan telah menghentikan sementara untuk mengeluarkan visa turis kepada sejumlah Negara yang dinilai paling parah terdampak virus corona atau covid-19, Jumat (28/2/2020).

Negara tersebut meliputi China, Italia, Korea, Jepang, Malaysia, Singapura dan Kazakhstan. Keputusan itu juga berlaku untuk visa elektronik yang diperoleh secara online dan visa umum yang dikeluarkan pada saat kedatangan. Selain itu, visa turis yang sebelumnya dikeluarkan untuk penduduk Negara-negara yang terdaftar akan ditangguhkan sementara.

Kementerian Pariwisata Saudi menyebutkan, pembatasan itu dirancang untuk melindungi warga Negara, penduduk dan wisatawan serta sejalan dengan rekomendasi dari otoritas kesehatan. "Prosedur ini bersifat sementara dan harus terus-menerus dievaluasi oleh otoritas yang berwenang," ujar Juru Bicara Kementerian seperti dilansir dari publikasi Arab News, Jumat (28/2/2020).

 

Baca juga:

Kebijakan Larangan Umrah Karena Corona, Jemaah di Makkah Masih Bisa Laksanakan Ibadah 

 

Meski demikian, visa turis masih akan tersedia secara elektronik atau pada saat kedatangan untuk warga Negara yang memenuhi syarat. Tetapi sebagai tindakan pencegahan, mereka tidak akan diizinkan untuk mengunjungi Makkah atau Madinah.

Orang-orang dari Negara-negara yang tidak memenuhi syarat untuk visa elektronik dapat memeriksa apakah mereka dapat melakukan perjalanan ke Kerajaan dengan menelepon saluran bantuan di 0096 692 000 0890. Penduduk AS, Inggris dan Negara-negara Schengen dapat menghubungi nomor yang sama untuk memeriksa apakah mereka dapat memperoleh visa turis.

Diketahui, pembatasan terbaru tersebut dilakuan sehari setelah pemerintah Saudi mengumumkan larangan sementara pada jamaah umrah dan kunjungan ke Masjid Nabi. Pemegang visa turis dari Negara-negara yang paling parah terkena virus akan ditolak masuk ke Negara itu. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan Saudi masih menyatakan bahwa belum ada kasus yang diketahui terkait virus corona di Kerajaan. (mga/ArabNews)

 

Baca juga:

Sekjen Liga Muslim Dunia: Pemberhentian Sementara Izin Umrah untuk Keselamatan Umat

Responsive image
Other Article
Responsive image