:
:
News
Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren di Lombok Resmi Terbentuk

gomuslim.co.id – Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi terbentuk. Pembentukan forum yang menjadi wadah pemberdayaan ekonomi umat tersebut diinisiasi oleh empat pondok pesantren (Ponpes). Keempatnya yakni Ponpes Al-Kautsar Al-Gontory, Ponpes Darunnahdlatain Pancor, Ponpes Nurul Haramain, dan Ponpes Nurul Bayan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB Achris Sarwani turut hadir dalam peresmian Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren tersebut. Forum ini dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Gontory, Kabupaten Lombok Timur. "Peresmian yang digelar hari ini merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi syariah melalui pesantren," kata Achris, Rabu (26/2/2020).

 

Baca juga:

Pemerintah Buka Pendaftaran Diklat Kewirausahaan Digital UMKM Pesantren



Menurutnya, Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren merupakan suatu wadah awal untuk mendorong integrasi bisnis antarpesantren di wilayah Lombok dan sekitarnya. "Dengan adanya forum tersebut diharapkan dapat membentuk pasar bersama melalui pemanfaatan potensi antarpesantren, terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan sendiri dan peningkatan perdagangan antarpesantren," jelasnya.

Ia menambahkan, dengan potensi yang dimilikinya, pesantren tidak hanya bisa menjadi pusat dakwah dan sarana belajar agama, tapi juga sarana pemberdayaan ekonomi karena potensinya sangat besar. Menurutnya, melalui pesantren juga bisa dibentuk unit-unit usaha syariah yang menggerakkan ekonomi pesantren.

Apabila pesantren bisa menjadi pusat pemberdayaan ekonomi, kata dia, maka akan dapat menjadi agregator bagi kegiatan ekonomi masyarakat sekitar pesantren terlebih dengan dukungan jaringan ekonomi pesantren yang sudah dibentuk. "Pesantren yang ekonominya berdaya serta mampu memberdayakan masyarakat sangat sesuai dengan tuntunan agama, agar kita bisa menjadi manusia yang paling bermanfaat," pungkasnya. (mga/Antara)

 

Baca juga:

Dorong SDM Unggul, Wapres Ingin Pesantren Ciptakan Tokoh-Tokoh Perubahan

Responsive image
Other Article
Responsive image