:
:
News
Muslim Ontario Kanada Maafkan Pelaku Vandalisme di Masjid

gomuslim.co.id - Sebuah Masjid lokal di Ontario, Kanada telah memaafkan empat pria yang dituduh merusak fasilitas Masjid baru-baru ini. Pengurus Masjid menanggapi kebencian vandalisme itu dengan cinta dan tangan terbuka.

Keempat tersangka, yang gambar-gambarnya dirilis oleh Ontario's York Regional Police, berusia 18 hingga 25 tahun. Mereka diduga buang air kecil, dan melemparkan berbagai benda ke gedung Masjid serta memecahkan jendela.

Pada hari Senin (26/02/2020), Masjid Masyarakat Islam Markham (ISM) mengirim pernyataan kepada Voice.

“Kami menanggapi insiden vandalisme baru-baru ini dengan pintu dan hati terbuka. Setelah serangan baru-baru ini yang dimotivasi oleh kebencian, kami membuka pintu bagi masyarakat. Kami ingin mengucapkan terima kasih atas upaya tetangga, komunitas, dan teman-teman yang maju untuk berdiri dalam solidaritas,” tulis pernyataan Masjid.

"... Pada saat ini, kami meminta masyarakat untuk menghormati integritas penyelidikan. Kita dapat mengatakan bahwa tanggapan kita terhadap kejadian ini akan selalu berupa cinta dan tangan terbuka," sambungnya.

 

Baca juga:

Sisters Youth Club Jadi Wadah Gadis Muslim di Calgary Kanada

 

Pengampunan sebagai Jalan Hidup

Para pengurus Masjid mengkonfirmasi bahwa Islam senantiasa menganjurkan untuk mempromosikan cinta dan pengampunan. Islam mengajarkan bahwa kualitas rahmat dan pengampunan sama pentingnya.

“Tujuan kami akan selalu, dalam menangani siapa pun yang akhirnya ditangkap di bawah penyelidikan, melalui lensa rehabilitasi, reintegrasi, dan pada akhirnya, kami berharap melalui lensa pengampunan,” bunyi pernyataan itu.

“Kami tidak tertarik pada hukuman yang dijatuhkan kepada para penyerang. Kami tertarik pada penyerang yang menemukan jalan kembali ke jalan yang lebih baik,” tulisnya lagi.

Kisah Memaafkan yang Mengharukan

Kisah-kisah kaum Muslim yang memaafkan penyerang mereka adalah hal biasa dan banyak yang menjadi berita utama.

Awal bulan ini, seorang imam masjid London memaafkan penyerangnya yang menusuk lehernya di dalam masjid. Imam ini mengatakan bahwa pemberian maaf dan pengampunan adalah bagian dari keyakinannya sebagai Muslim.

Pada September 2018, seorang wanita muda Muslim Kanada, yang diserang di atas kereta tahun lalu, memaafkan penyerangnya dengan mengatakan bahwa dia mulai ‘mengubah dunia’.

"Karena Anda, saya tumbuh, saya memaafkan dan saya mulai mengubah dunia satu demi satu orang," kata Noor Fadel yang berusia 18 tahun kepada penyerangnya di pengadilan.

Pada Desember 2017, komunitas Muslim di Fort Smith, Arkansas, juga memaafkan perusak yang menyerang Masjid dan membebaskan pelaku. (jms/voice/aboutislam)

 

Baca juga:

Ini Guru Muslim Pertama di Universitas Windsor Kanada

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store