:
:
News
Baznas Komitmen Implementasikan Sistem ISO Anti Penyuapan

gomuslim.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berkomitmen untuk mengimplementasikan sistem ISO 37001:2016 tentang managemen anti penyuapan. Sistem ini merupakan standar managemen internasional untuk membantu sebuah lembaga untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, patuh, dan transparan.

Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta mengatakan, penerapan ISO 370001:2016 oleh Baznas adalah wujud konkret dalam upaya menjadikan sebuah lembaga yang memiliki budaya manajemen bersih, antipenyuapan, dan anti korupsi.

“Baznas memulai penyusunan strategi, dokumen, menggelar workshop dan melakukan rapat tinjauan manajemen untuk ISO antisuap ini sejak Agustus 2019 lalu. Saat ini tim sertifikasi ISO masih melakukan audit untuk divisi yang berada di bawah direktorat operasi. Target kedepannya akhir 2020 seluruh divisi sudah terimplementasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (24/2/2020).

Impelementasi manajemen ISO anti penyuapan, katanya, juga salah satu bukti pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Baznas dilaksanakan secara bersih dan transparan.

 

Baca juga:

Baznas Resmikan Koperasi Konsumen Peternak di Garut

 

“Ini sudah menjadi komitmen bersama dari segenap pimpinan Baznas dalam mewujudkan amanah masyarakat yang paling utama, yakni mengelola dana zakat tanpa suap dan manajemen birokrasi yang bersih. Semoga hal ini semakin menguatkan Baznas dalam mensyiarkan zakat secara profesional,” tegasnya.

Menurutnya, sebagai pengelola dana zakat, penerapan ISO 37001: 2016 bagi Baznas menjadi langkah penting untuk menjaga amanah umat, baik muzaki maupun mustahik. Sebab korupsi merupakan tindakan yang bertentangan dengan prinsip keadilan, akuntabilitas dan tanggung jawab dan dapat dikategorikan termasuk perbuatan fasad yang dikutuk oleh Allah SWT.

Arifin berharap, langkah ini dapat dicontoh oleh seluruh organisasi pengelola zakat di Indonesia agar makin besar kepercayaan umat terhadap pengelolaan zakat sehingga makin besar pula manfaat zakat yang dirasakan.

Untuk diketahui, secara simbolis penandatangan Kampanye Anti Suap dilakukan oleh Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta, Direktur Operasi, Wahyu TT Kuncahyo dan Managing Director Konsultan ISO, PT Visuda Karya Sejati, Ardian Wahyudi, di Gedung Baznas, Matraman, Jakarta Timur. (hmz/baznas)

 

Baca juga:

Gandeng Baznas, Pemprov Lampung Bangun Ekonomi Kreatif Pengembangan Desa

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store