:
:
News
Begini Pandangan Berbeda Muslim Imigran Afghanistan yang Tinggal di Las Vegas AS

gomuslim.co.id – Imigran Muslim Afghanistan mempunyai pandangan berbeda mengenai kota Las Vegas, Amerika. Jika sebagian orang menyebut Las Vegas sebagai Sin City (Kota Dosa) karena dikenal sebagai tempat orang memanjakan diri sepuasnya, imigran Afghanistan yang tinggal di sana justru lain. Mereka malah merasa tenang dalam suasana religius di sana. 

Di Las Vegas, ada kehidupan berbeda di mana orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat menjalani kehidupan normal. Khususnya, segelintir keluarga Muslim asal Afghanistan yang bermukim di Las Vegas. Meskipun bertentangan dengan norma-norma keagamaan, Ahmad Shikib, salah satu imigran mengatakan bahwa Las Vegas masih dapat menjadi rumah bagi kehidupan tradisional dan religius.

"Keluarga-keluarga Afghanistan telah mempertahankan warisan budaya Afghanistan mereka dan anak-anak mereka terikat pada budaya dan agama mereka," kata Ahmad Shikib yang juga merupakan pemilik toko kelontong dan bahan makanan, Ariana Market seperti dilansir dari publikasi VOA, Jumat (21/02/2020).

 

Baca juga:

Ini Kota Pertama di AS Berpenduduk Mayoritas Muslim

 

Sementara itu, di sudut lain kota Las Vegas, ada lagi beberapa toko busana Afghanistan yang menjual baju-baju tradisional Afghanistan serta busana khas Asia Selatan lainnya. Ialah Malali Kohistani, sang pemilik yang telah menjalankan bisnis butiknya, Taj Boutique selama sekitar 40 tahun di Las Vegas yang mengungkapkan bahwa tinggal di Las Vegas bukanlah masalah baginya.

"Semuanya memiliki kehidupan yang bagus di sini. Kalau Anda mendengar bahwa Las Vegas hanyalah kota dosa, tidak demikian. Anda mungkin tidak mempercayai ini, tetapi saya belum berada di kasino dalam 10 tahun terakhir ini," ujar Kohistani.

Disisi lain, Pengelola Dealer Mobil, Masood Ansari mengatakan, bermukim di Las Vegas bersama dengan tiga saudaranya, tidak mempengaruhi komitmen-komitmen religiusnya. Menurutnya, meskipun jutaan orang mengunjungi Las Vegas untuk bersenang-senang, tapi masih banyak lagi yang tinggal di sana karena kota itu menawarkan kehidupan yang baik.

"Jika seseorang ingin menjadi Muslim yang baik dan memiliki kehidupan yang baik, ia dapat melakukan itu di sini, dengan cara yang sama seperti kalau ia berada di Afghanistan. Tetapi jelas, negara asal sendiri memang berbeda, dan saya akan senang sekali kembali ke negara asal saya suatu hari nanti," kata Masood Ansari. 

Untuk diketahui, Las Vegas adalah kota terpadat di negara bagian Nevada, ibu kota Clark County, dan kota resor besar terkenal secara internasional untuk industri perjudian, perbelanjaan, dan hiburan. Las Vegas dijuluki Ibukota Hiburan Dunia, yang terkenal karena sejumlah resor kasinonya dan hiburan sejenis. (mga/VOA)

 

Baca juga:

Imam Omar Suleiman Bahas Muslim Amerika Bersama Pendukung Bernie Sanders 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store