:
:
News
Pameran Koin Langka di Abu Dhabi Gambarkan Toleransi dan Pemahaman Sejarah Islam

gomuslim.co.id – Koin emas yang dicetak pada masa Pemerintahan Abdul Malik Bin Marwan, 'Kalimah' menjadi salah satu koleksi paling berharga yang dipajang dalam pameran yang berlangsung di Pusat Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi. Pameran The Coins of Islam - History Revealed yang diresmikan pekan lalu tersebut akan berlangsung selama tiga bulan kedepan. Pameran ini akan menceritakan sejarah koin di berbagai era Islam dan menyoroti interaksi budaya dan pertukaran antar budaya.

Pameran tersebut menghadirkan lebih dari 300 koin langka dan berharga yang berasal dari zaman Alexander, awal kemunculan kerajaan Islam dari masa setelah Nabi Muhammad SAW di Damaskus hingga di Negeri Andalusia. Pameran ini menunjukkan hubungan antara semua peradaban Islam dari masa ke masa.

Pendiri Numismatica Genevensis SA, Dr Alain Baron yang juga kurator dan penyelenggara pameran mengatakan butuh waktu hampir 10 tahun untuk mengumpulkan koin dari berbagai belahan dunia. "Idenya adalah untuk mendapatkan koin terbaik dari setiap peradaban," ujar pria yang juga merupakan ekspat Swiss seperti dilansir dari publikasi Khaleej Times, Senin (17/2/2020).

 

Baca juga:

KJRI Jeddah Gelar Indonesia Hajj Expo 2020

 

Ia menjelaskan bahwa koin adalah bidang seni yang sangat kuat dan hebat yang masih perlu diketahui lebih baik oleh khalayak luas. "Kami menyadari bahwa menciptakan narasi antara Islam dan seluruh dunia adalah pesan yang sangat kuat dan tidak ada cara yang lebih baik untuk menggambarkan hal ini selain menyatukan koin-koin tua dan berharga untuk dilihat publik," jelasnya.

Selain itu, pekerjaan intensif untuk mengumpulkan beberapa koin terbaik di dunia (beberapa di antaranya berharga hingga $ 1 juta) karena melibatkan banyak perjalanan dan meyakinkan para kolektor bahwa koin akan masuk dalam koleksi yang tepat dan aman.

"Tujuan utama saya sebagai seorang kolektor adalah murni tujuan pendidikan. Saya adalah orang yang sangat toleran, sangat terikat dengan pendidikan dan nilai-nilainya. Gagasan berbagi pengetahuan dengan orang lain telah meyakinkan saya untuk melakukan pengumpulan koin," bebernya.

Menurut Baron, pameran ini sangat penting karena memberikan gambaran tentang toleransi dan pemahaman Islam dan menunjukkan sejarah agama Islam sejak penciptaannya.

"Citra toleransi ini menjembatani berbagai peradaban. Ini menunjukkan bahwa sejak penciptaan Islam, pemahaman antar populasi sangat bagus. Ada banyak komunitas di mana orang-orang Kristen, Yahudi dan Muslim hidup bersama tanpa masalah. Fakta bahwa Masjidil Haram mengadakan pameran yang memperlihatkan koin Kristen adalah simbol yang sangat kuat bahwa ada ruang di dunia untuk semua bentuk peradaban dan agama,” pungkasnya. (mga/KhaleejTimes)

 

Baca juga:

Artefak Rasulullah SAW Dipamerkan Di Museum Banten 

Responsive image
Other Article
Responsive image