:
:
News
Masya Allah, Muslimah Tunisia Naik Sepeda Selama 53 Hari Menuju Makkah

gomuslim.co.id - Seorang perempuan asal Tunisia menjadi wanita pertama yang mencapai kota suci Makkah dengan mengendarai sepeda. Pengendara sepeda bernama Sara Haba ini melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk berziarah dari negara asalnya Tunisia selama 53 hari.

Dilansir dari The Islamic Information, Ahad (16/02/20), hasrat dan tekadnya yang kuat membantunya melakukan perjalanan jauh dengan sepeda. Dia hanya ingin mengunjungi kota suci umat Islam. Dia melakukan perjalanan melintasi gurun ke Mesir dan Sudan selama berminggu-minggu, sebagian besar sendirian, dan mendokumentasikan perjalanannya di akun instagram miliknya @sara.rahala menggunakan tagar #cyclingtomecca.

Haba menamakan sepedanya Merzouga, yang dapat diterjemahkan secara kasar menjadi "rahmat dengan berkat" dalam bahasa Arab Maghrebi. “Saya takut dihentikan kapan saja. Saya tidak tahu apakah tubuh saya akan mengikuti kehendak saya dan menerima semua yang saya memaksakan padanya,” tulis Haba di akun Instagram pribadinya.

Haba khawatir bahwa dia tidak akan diizinkan memasuki kota suci karena dia bepergian sendiri, tetapi dia tidak membiarkan rasa takut menghentikannya. Di bawah hukum Saudi, setiap wanita di bawah usia 45 tahun yang ingin menjalani ziarah dan ibadah haji ke Makkah membutuhkan visa dan harus bepergian dengan mahram atau 'wali' laki-laki yang umumnya diharapkan memiliki hubungan darah.

“Di Arab Saudi, jarak dan kesulitannya sangat kecil dibandingkan dengan apa yang saya lalui, saya tegang sebelum mencapai Makkah karena saya benar-benar tidak tahu apakah saya akan diizinkan memasuki kota, bersepeda sendirian,” tuturnya. 

 

Baca juga:

Sering Jalan-Jalan ke Negara Muslim, Travel Blogger Ini Mantap Jadi Mualaf

 

Meskipun Sara bepergian sendirian, ketika kisahnya viral, banyak orang bertemu dengannya dalam perjalanan. Dia senang melihat orang yang berbeda dari dasar, kasta dan warna. Dia disambut oleh semua orang yang dia temui di jalan.

Setelah 16 hari di jalan dia tiba di Port Sudan, dia bertemu seorang wanita yang telah menempuh jarak 200 km untuk menemuinya. Di momen lain yang menyentuh hati, orang-orang di jalan menghadiahi pengendara sepeda itu semangka dan kurma. Ribuan orang mengikuti perjalanannya secara online, dan menulis pesan dukungan di Instagram-nya, sementara yang lain memintanya untuk mendoakan saat tiba di Tanah Suci.

 

Baca juga:

Kemenag Siapkan Kuota Haji Prioritas Lansia Tahun 2020, Ini Syaratnya

 

"Terima kasih khususnya untuk setiap orang yang telah mebantu jalan saya, tersenyum kepada saya, menunjukkan jalan kepada saya, mengisi botol saya dengan air, menawari saya buah atau jabana, berbagi rumah, mengenalkanku kepada keluarga dan teman-teman mereka, bersepeda bersamaku bahkan sejauh 10 km, menangis bersamaku dan menjadikanku bagian dari kehidupan mereka. Aku tidak mengharapkan apa pun dari semua yang terjadi. Aku terus berdoa untuk kalian semua, memegang daftar nama erat-erat di tanganku, sambil berbalik dan berputar di kerumunan. Tapi itu tidak akan pernah cukup. Semoga kehidupan akan memberi saya kesempatan untuk kembali kesini. Saya tidak akan berhasil tanpa Anda masing-masing. Kami berhasil, kawan,” ujarnya. (Mr/The Islamic Information)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store