:
:
News
Begini Kisah Seniman India yang Jadi Mualaf dan Belajar Kaligrafi

gomuslim.co.id – Seniman wanita asal India, Salma Arastu memutuskan untuk menjadi mualaf dan memeluk agama Islam usai lulus dari sekolah seni di India. 

Wanita yang tumbuh di India dan memutuskan untuk menjadi seorang seniman dan belajar seni di sekolah ini memiliki perjalanan yang tidak mudah untuk menjadi seorang mualaf.

Dikisahkan, orangtuanya Arastu meninggalkan rumah mereka di Pakistan untuk bermukim di India saat terjadi konflik di Pakistan pada 1947. Begitu orangtuanya pindah ke India, beberapa tahun kemudian Arastu dilahirkan. Namun ayahnya yang seorang dokter, meninggal akibat serangan jantung.

Setelah ia memutuskan untuk menjadi mualaf dan memeluk Islam, ia pun menikah dengan seorang arsitek muslim dan memiliki perjalanan hidup yang tidak mudah. Namun akhirnya ia bisa melewatinya dengan baik.

Begitu masuk Islam dan menikah, Arastu dan suaminya pun pindah ke Iran, kemudian ke Kuwait, ke Bethlehem, Pennsylvania, dan akhirnya California, Amerika Serikat.

Saat di Iran, Arastu pun pertama kali menyaksikan kaligrafi Islam. Tulisan kaligrafi itu berasal dari ayat-ayat Alquran atau Hadist Nabi. Ia sangat terpesona menyaksikan keindahan kaligrafi tersebut.

Meskipun ia belum bisa membaca bahasa Arab, perlahan ia mulai mempelajari cara menulis kaligrafi. Bahkan ia mulai meniru tulisan kaligrafi tersebut.

Bertahun-tahun kemudian, setelah serangan teror 11 September di AS, ia mulai menulis kaligrafi dari sekedar sketsa di buku, ia tuangkan ke kanvas. Tujuannya menunjukkan kepada dunia kalau Islam adalah agama yang indah dan penuh kelembutan.

Arastu pun kini menjadi seniman yang membawa kaligrafi Islam ke dalam gaya baru dan cara-cara baru untuk menyatakan kepercayaan, bahkan politik.

 

Baca juga:

Masya Allah, 300 Orang Suku Wana Sulawesi Tengah Akan Ikut Syahadat Massal

 

Karya-karya seni Arastu sekarang ditampilkan di galeri dan museum di Washington DC, Houston, St. Louis, dan Portland, Ore. Dia juga membuat dua pertunjukan seniman perempuan muslim di Bay Area.

“Itu adalah mimpiku. Saya ingin menunjukkan kepada orang-orang apa yang diajarkan Alquran tentang keberagaman, komunitas, persahabatan, dan perdamaian," ujar Arastu seperti dilansir dari Los Angeles Times, Kamis (13/2/2020).

Arastu mengatakan, ia menemukan semacam kebebasan dalam seni kaligrafi. "Bahkan tulisan kaligrafi saya lebih liris. Dalam satu coretan terdapat makna yang terhubung kepada Allah,” imbuhnya.

Serangan teror 11 September mendorongnya untuk membuat karya seni kaligrafinya dikenal publik. Ia dan keluarganya tinggal di Pennsylvania pada saat itu.

"Untuk pertama kalinya saya menyadari bahwa saya harus memberikan informasi kepada orang-orang yang mempertanyakan Islam. Saya seorang muslim dan saya wajib menjelaskan kalau Islam adalah agama yang indah. Saya juga mulai membaca Alquran dengan lebih serius,” pungkasnya. (mga/LATimes)

 

Baca juga:

Lebih Dari 430 Warga Dalit India Masuk Islam, Ini Alasannya

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store