:
:
News
Gandeng Baznas, Pemprov Lampung Bangun Ekonomi Kreatif Pengembangan Desa

gomuslim.co.id – Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan beberapa tokoh Agama untuk membangun Lampung. Jalinan tersebut tetuju pada ekonomi kreatif, pengembangan desa.

“Saya ingin potensi-potensi apa saja yang mesti kita lakukan. Membangun Lampung bersama alim ulama," kata Gubernur Arinal saat menerima silaturahmi Baznas Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (6/2/2020).

Ia berharap sinergitas dan pertemuan tersebut terus dilakukan, guna mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya. Momentum tersebut menjadi gambaran untuk pertemuan kedepan potensi seperti apa, dan perlu terus dilakukan pembahasan. Pada kesempatan itu, Gubernur juga meminta pengelolaan zakat dilakukan secara tepat sasaran. 

"Kita harus diskusikan kepastian zakat itu kemana dan harus tepat sasaran. Zakat yang kita kumpulkan untuk bermanfaat ke depan bagi bangsa kita," kata Arinal.

 

Baca juga:

Kepala UPZ BAZNAS Sebut Pentingnya Keterlibatan Relawan

 

Menurut Gubernur, Baznas bersama pihak-pihak terkait yakni Kanwil Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan saling bersinergi agar zakat yang dikumpulkan terkoordinir sehingga tepat sasaran. Selain itu, Baznas juga diharapkan melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk menumbuhkan rasa kepercayaan.

Katanya, turun kelapangan menyerap aspirasi yang dinginkan masyarakat, barulah mencari jalan keluarnya membuat program, baik ditingkat desa maupun kota, sehingga ini membuat teduh masyarakat yang membayarnya.

"Saya berharap agar pihak akademisi juga mengurai itu. Kita rumuskan bersama-sama. Kita sebagai orang yang dipercayakan dan diberikan rekomendasi oleh Allah, maka kita laksanakan dengan sebaik mungkin amanah ini," katanya.

Arinal mengimbau semua pihak menyadari pentingnya membayar zakat. Seperti dirinya meminta agar menginventarisir seluruh OPD di lingkungan Pemprov Lampung agar setiap pegawai wajib menunaikan zakat. Arinal meminta Baznas bersama Pemprov Lampung dan MUI untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya zakat kepada para kaula muda.

"Berikan pengetahuan soal zakat ini, ke sekolah begitu juga perguruan tinggi," katanya.

Sementara itu, Plt. Ketua Baznas Provinsi Lampung, Abdurrahman mengimbau kepada para ASN ataupun pihak swasta untuk menunaikan zakat.

Hal ini juga telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat di mana negara hadir dalam memberikan kepastian kepada para pembayar zakat dan pemerintah sebagai fasilitator. Kepastian ini, menurut Abdurrahman, perlu ditindaklanjuti. 

"Perlu atau tidak adanya Perda. Atau bagaimana kewenangan Gubernur dalam memberikan amanat UUD ini. Termasuk mengimbau ASN dan Swasta untuk menunaikan zakatnya. Perlu adanya tim yang memberikan masukan-masukan terkait dengan bagaimana kebijakan yang akan diambil oleh Pemerintah Daerah dan Baznas," pungkasnya. (hmz/baznas/lampost)

 

Baca juga:

Maksimalkan Potensi Zakat, DPRD Kabupaten Solok Gelar RDP Bersama Baznas

Responsive image
Other Article
Responsive image